Home Kepulauan Riau Natuna Wabup Natuna Ngesti Yuni: Pengembangan LPTQ untuk Berantas Buta Aksara Alquran

Wabup Natuna Ngesti Yuni: Pengembangan LPTQ untuk Berantas Buta Aksara Alquran

18
Wabup Natuna

Barakata.id, Natuna – Wakil Bupati (Wabup) Natuna, Ngesti Yuni Suprapti menutup kegiatan Pembinaan/Trainning Center Cabang Tilawah Alquran tingkat Anak-anak, remaja dan dewasa yang digelar oleh Lembaga Pengembangan Tilawatil Quran (LPTQ) Kabupaten Natuna.

Kegiatan yang dilaksanakan di Aula MAN 1 Ranai, Jumat (20/11/20) pagi tersebut dihadiri oleh Kepala Kantor Kementerian Agama Kabupaten Natuna, beberapa camat, pelatih dan para peserta kegiatan.

Ngesti mengatakan, pengembangan tilawatil Quran merupakan upaya bersama dalam mengembangkan serta memberantas buta aksara Alquran.

Baca Juga :

Bukan hanya melalui pelatihan semata, melainkan LPTQ tingkat Kecamatan juga harus mendukung hal tersebut, di antaranya dengan membangun koordinasi dengan Lembaga/taman pendidikan Alquran, pengurus tempat ibadah maupun para guru mengaji.

“Atas nama Pemerintah Daerah Natuna, saya mengapresiasi dan mengucapkan terima kasih kepada pengurus LPTQ Kabupaten Natuna yang telah menggelar kegiatan ini. Walaupun penyelenggaraannya harus dihentikan sebelum jadwal yang direncanakan karena pandemi Covid-19,” katanya.

Ngesti berharap, ke depannya kegiatan pembinaan ini akan terus dapat dilaksanakan agar muncul qari/qariah yang handal, berdaya saing dan menjadi potensi duta tilawatil Quran yang dapat mengharumkan nama daerah.

Di tempat yang sama, Ketua I LPTQ Kabupaten Natuna, Ahmad Husein menyampaikan bahwa rencana awal kegiatan ini akan dilaksanakan selama dua bulan. Namun, karena keadaan wilayah Kabupaten Natuna sedang berada dalam zona kuning Covid-19, dengan terpaksa kegiatan ini dihentikan sebelum jadwal yang direncanakan.

Namun, lanjut Ahmad, walaupun kegiatan ini baru dilaksanakan beberapa hari, tapi hasilnya sudah dapat dilihat dari meningkatnya kemampuan para peserta dalam memahami serta melatih kemampuan tilawatil Quran.

Pada kesempatan itu, Ngesti Yuni juga mengatakan bahwa berbagai kegiatan program kerja pembangunan daerah mengalami pengalihan fokus. Pemerintah memprioritaskan penanganan pandemi Covid-19 yang sedang mewabah.

“Kabupaten Natuna pun tak terlepas dari wabah virus corona. Saat ini Natuna berstatus zona kuning, dengan adanya masyarakat maupun tenaga medis yang terjangkit virus corona tersebut,” kata Wabup Natuna Ngesti.

Menyikapi hal tersebut, kata Ngesti, penerapan protokol kesehatan merupakan satu-satunya solusi tepat bagi melanjutkan berbagai program kerja dan aktivitas dan interaksi masyarakat. Hal ini harus tetap diterapkan serta menjadi perhatian bersama, bagi memutus mata rantai penyebaran Covid-19.

*****

(adv)

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar Anda!
Silakan masukkan nama Anda di sin