Home Nusantara Villa Asri Nan Indah Itu, Diduga Tempat Latihan Jamaah Islamiyah di Jawa...

Villa Asri Nan Indah Itu, Diduga Tempat Latihan Jamaah Islamiyah di Jawa Tengah

35
Di Villa ini diduga sebagai tempat latihan Jamaah Islamiyah di Jawa Tengah. F: Ist
Himbauan Pemprov Kepri

Ikuti kami di Google Berita

Barakata.id, Jakarta- Kepala Divisi Humas Mabes Polri Irjen Pol Argo Yuwono mengatakan, Densus 88 Anti Teror Polri membongkar lokasi diduga sebagai aktivitas teroris jaringan Jamaah Islamiyah di wilayah Jawa Tengah.

Argo mengatakan bahwa aktivitas yang dilakukan di sejumlah tempat di Jawa Tengah itu mulai dari perekrutan hingga pelatihan. Itu dilakukan dari 2013 silam.


Baca juga: 

“Rata-rata anak muda 1-10 orang yang mereka rekrut untuk ditempa. Dan nantinya mereka akan menjadi pemimpin di Jamaah Islamiyah,” ungkap Argo, Sabtu (26/12/2020).

Proses perekrutan itu, lanjut Argo, mereka melibatkan beberapa Pondok Pesantren. Lalu santri yang bersedia akan di didik mengikuti pelatihan-pelatihan.

“Latihan mereka ala militer. Mulai dari bela diri, merakit bom, cara menggunakan senjata api, main pedang, perbengkelan hingga penyergapan. Mereka juga mengenakan seragam khusus,” tambah Argo.

Baca juga:

Setiap angkatan, kata Argo, terdiri dari 10-15 orang. Mereka dari berbagai daerah. Baik dari daerah Jawa maupun luar Jawa.

Menurut Argo, sejauh ini JI sudah tujuh kali (angkatan) melakukan pelatihan khusus itu, dan menghasilkan 96 kader yang tersebar di berbagai wilayah.

Baca juga:

“Setelah pelatihan di sini, para kader itu akan dikirim ke Suriah untuk mendalami pelatihan militer, merakit senjata api, dan merakit bom,” ujarnya.

Argo mengatakan, satu di antara tempat itu ada di kawasan wisata di Desa Gintungan, Bandungan, Semarang, Jawa Tengah. Sebuah villa dua lantai, disewa sebagai tempat pelatihan.

Dilihat dari letaknya, bangunan tersebut seperti villa yang lazim ditemui di kawasan wisata di mana pun.

Baca juga: 

Itu terlihat dari foto-foto polisi yang dimaksud. Satu di antaranya, tampilan sebuah bangunan berlantai dua. Lingkungan di sekitarnya tampak asri.

“Di tempat inilah para anggota muda dilatih bela diri dan persenjataan, hingga simulasi penyerangan oleh pasukan VVIP,” kata Argo.

Adalah Joko Priyono alias Karso yang, kata polisi, ditunjuk sebagai pelatih oleh Amir atau pimpinan Jamaah Islamiyah Para Wijayanto.

Baca juga: 

Karso ditangkap 2019 lalu dan telah berstatus narapidana dengan masa hukuman 3,8 tahun penjara.

*****

Editor: Ali Mhd

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar Anda!
Silakan masukkan nama Anda di sin