Home Kepulauan Riau Batam Vaksinasi Pelajar di Batam Dimulai, Targetnya 10 Hari Selesai

Vaksinasi Pelajar di Batam Dimulai, Targetnya 10 Hari Selesai

143
Vaksinasi Pelajar di Batam
Wali Kota Batam Muhammad Rudi dan Wakil Gubernur Kepri Marlin Agustina meninjau vaksinasi di SMAN 1 Batam, Minggu (4/7/21). (f: Humas Pemko Batam)
Himbauan Pemprov Kepri

Ikuti kami di Google Berita

Barakata.id, Batam- Vaksinasi untuk pelajar di Batam telah dimulai, Minggu (4/7/21). Vaksinasi itu dilaksanakan di sejumlah sekolah tingkat SMP dan SMA di Batam.

Vaksinasi itu ditinjau langsung oleh Wali Kota Batam Muhammad Rudi dan Wakil Gubernur Kepri Marlin Agustina. Peninjauan dimulai dari SMAN 1 Batam di Sekupang. Di lokasi ini sebnyak 1.072 pelajar disuntik vaksin.


Rombongan lalu bergerak ke SMPN 25 Batam. Di sekolah tersebut sebanyak 1.227 pelajar divaksin. Kemudian SMAN 5 Batam juga menjadi lokasi vaksinasi. Di sekolah tersebut ada 1.437 pelajar yang disuntik vaksin.

Baca Juga:

Rudi dan rombongan juga meninjau SMPN 27 Batam. Di sekolah tersebut sebanyak 1.345 pelajar divaksin. Kemudian di SMAN 3 Batam, ada 1.332 pelajar yang disuntik vaksin. Lokasi terakhir adalah di SMPN 4 Batam dengan jumlah peserta vaksin sebanyak 1.141 pelajar.

Rudi mengatakan, pihaknya menargetkan vaksinasi anak usia 12-17 tahun di Batam selesai dalam 10 hari ke depan. Sementara itu, jumlah total sasaran vaksinasi anak-anak di Batam ini berjumlah 118.371 orang.

“Kita kejar target ini dengan catatan stok vaksin tetap tersedia,” kata Rudi.

Rudi mengatakan, selain vaksinasi anak-anak, pihaknya juga sedang mengejar target vaksinasi untuk seluruh warga Batam. Melihat antusias masyarakat Batam yang ingin divaksin, Rudi optimistis pada 16 Agustus mendatang batam sudah mencapai vaksinasi 70 persen.

“Saat ini sudah 56 persen, tapi ini akan berubah karena ada tambahan sasaran dari anak 12-17 tahun yang sudah kita mulai vaksin,” katanya.

Seperti diketahui, vaksinasi untuk anak usia 12-17 tahun memang baru keluar rekomendasinay dari Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM). Sehingga sebelumnya vaksinasi di Batam ditargetkan untuk orang berusia 18 tahun ke atas saja.

Rudi berharap apa yang telah ditargetkan dapat dicapai. Tentu saja, dalam hal ini dibutuhkan dukungan dari Pemerintah Provinsi Kepri terkait penyediaan vaksin untuk Batam.

Menurut Rudi, jika program vaksinasi di Batam sukses, maka kegiatan masyarakat dapat dibebaskan seperti semula. Termasuk sekolah tatap muka.

“Sudah terlalu lama siswa tidak sekolah. Kalau sudah 70 persen (capaian vaksinasi), maka akan bebas kembali dengan penerapan protokol kesehatan,” ujar Rudi.

Sementara itu, Wakil Gubernur Kepri Marlin Agustina menegaskan vaksinasi merupakan upaya pemerintah untuk melindungi semua masyarakat. Termasuk bagi anak-anak usia 12-17 tahun yang rekomendasi vaksinasinya baru keluar.

Baca Juga:

“Khusus anak-anak 12-17 tahun kita gunakan vaksin Sinovac (sesuai rekomendasi BPOM),” ujar Marlin.

Kepada masyarakat yang sudah maupun belum divaksin, Marlin tak lupa mengingatkan untuk menerapkan protokol kesehatan.

“Vaksin ini bukan obat, melainkan untuk membentuk imun tubuh kita agar kuat melawan Covid-19,” jelas Marlin.

***

Editor: Asrul R

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar Anda!
Silakan masukkan nama Anda di sin