Home Kepulauan Riau Vaksinasi Ibu Hamil dan Anak-Anak di Kepri Mulai 5 Juli

Vaksinasi Ibu Hamil dan Anak-Anak di Kepri Mulai 5 Juli

55
Vaksinasi Ibu Hamil di Kepri
Gubernur Kepri, Ansar Ahmad
Himbauan Pemprov Kepri

Ikuti kami di Google Berita

Barakata.id, Tanjungpinang – Vaksinasi untuk ibu hamil, ibu menyusui dan anak-anak usia 12-17 tahun di Provinsi Kepulauan Riau (Kepri) akan dimulai pada 5 Juli 2021. Jenis vaksin Covid-19 yang akan disuntikkan kepada kelompok ini adalah Sinovac.

Gubernur Kepri, Ansar Ahmad mengatakan, sasaran awal untuk vaksinasi anak adalah para pelajar. Sesuai data, jumlah penduduk di Kepri dengan usia 12 sampai 17 tahun sebanyak 227.664 orang, dengan rincian 117.663 orang laki-laki dan 110.001 orang perempuan.


“Dengan sasaran awal adalah anak sekolah yang berada dalam usia tersebut. Makanya perlu adanya pemetaan dari dinas pendidikan dari seluruh kabupaten dan kota, serta Kanwil Kemenag yang membawahi madrasah,” ujar Ansar Ahmad saat memimpin rapat persiapan pelaksanaan vaksinasi bagi ibu hamil dan menyusui serta anak usia 12 – 17 tahun di Gedung Daerah Tanjungpinang, Rabu (30/6/21) lalu.

BACA JUGA : Ibu Hamil Kini Boleh Disuntik Vaksin Covid-19

Dalam rapat yang digelar melalui video conference itu, Ansar memastikan kegiatan vaksinasi untuk ibu hamil dan anak-anak di Kepri ini tidak akan menggangu program vaksinasi untuk lansia dan masyarakat umum yang sedang berjalan.

Ia melanjutkan, pemetaan bukan hanya berlaku untuk anak-anak di sekolah tapi juga bagi ibu hamil dan menyusui. Ia telah menginstruksikan Dinas Kesehatan dan instansi terkait lainnya agar segera melakukan pemetaan ibu hamil dan ibu menyusui di Kepri.

Rencananya, vaksinasi bagi kelompok ini dimulai saat Gubernur Ansar melakukan kunjungan kerja ke Kabupatan Natuna pada 5 Juli 2021 mendatang.

“Nantinya jika efektif dan berjalan baik, pelaksanaan vaksinasi anak sekolah kita target akan tuntas dalam 20 hari” ujar Ansar seperti dilansir kepriprov.go.id, Jumat (2/7/21).

Di tempat yang sama, Deputi Bidang Keluarga Berencana dan Kesehatan Reproduksi BKKBN dr. Eni Gustina menyampaikan, latar belakang dilaksanakannya vaksinasi bagi ibu hamil dan ibu menyusui adalah, meningkatnya kasus kematian ibu dan bayi yang diakibatkan lebih terfokusnya perhatian rumah sakit terhadap pasien Covid-19.

BACA JUGA : 35 Pasien Covid-19 di Tanjungpinang Meninggal, Terbanyak Selama Pandemi

Selain itu, juga didasari oleh banyaknya jumlah dokter spesialia obsgyn yang meninggal dunia akibat Covid-19. Menurut Eni, jumlahnya menempati urutan kedua berdasarkan profesi kedokteran.

“Belakangan ini, ternyata terdapat satu anak yang terpapar dari 8 kasus terkonfirmasi positif Covid-19 dengan 50 persen di antaranya meninggal dunia” ungkapnya.

Turut hadir secara virtual dalam rapat tersebut di antaranya, Wakil Gubernur Kepri Marlin Agustina, Sekda Kepri Lamidi, Sekda dari seluruh kota dan kabupaten di Kepri, pejabat Dinkes dan Disdik se-Kepri, serta Kepala Perwakilan BKKBN Kepri, dan Komda KIPI Kepri.

Sedangkan yang hadir secara langsung tampak Staf Khusus Gubernur Suyono dan Sarafudin Aluan, Kadinkes Kepri M. Bisri, Kadisdik Kepri M. Dali, Kadis PMD Dukcapil Sardison, Kadis P3AP2KB Misni, Plt. Karo Pemerintahan M. Darwin, Plt. Karo Humprohub Hasan, dan Wakil Ketua Harian Satgas Covid-19 Kepri Tjetjep Yudiana.

*****

Editor : YB Trisna

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar Anda!
Silakan masukkan nama Anda di sin