Home Kepulauan Riau

UPDATE COVID-19: Pasien Sembuh di Kepri Capai 87,5%

600
Covid-19 Batam
Warga yang dinyatakan sembuh dari COVID-19 meninggalkan RSKI COVID-19 Pulau Galang di Kepulauan Riau. (ANTARA/Pradanna Putra Tampi)

Barakata.id, TANJUNGPINANG – Pelaksana Tugas Kepala Dinas Kesehatan Kepulauan Riau Tjetjep Yudiana mengatakan 302 dari 345 atau 87,5 persen pasien COVID-19 di wilayah Kepulauan Riau sudah dinyatakan sembuh.

Ia mengatakan bahwa saat ini masih ada satu pasien COVID-19 yang dirawat dan 26 pasien yang menjalani karantina. Menurut dia, pasien COVID-19 yang menjalani karantina rata-rata tidak mengalami gejala sakit. Ia menjelaskan pula bahwa jumlah total pasien COVID-19 yang meninggal dunia sebanyak 16 orang.

Tjetjep mengatakan bahwa sekarang penambahan pasien COVID-19 sudah jarang terjadi, demikian pula dengan penambahan pasien yang meninggal dunia akibat penyakit tersebut.

“Tidak ada kasus positif COVID-19 yang baru di Tanjungpinang, Karimun, Bintan, Lingga, Natuna, dan Anambas. Natuna, Lingga, dan Anambas masuk dalam zona hijau sejak awal pandemi COVID-19 sampai sekarang,” katanya di Tanjungpinang kepada Kantor Berita Antara, Selasa (21/7/2020).

Pemerintah Provinsi Kepulauan Riau, ia mengatakan, fokus menangani penularan COVID-19 di Batam, yang jumlah kasus penularan coronanya juga sudah cenderung menurun dalam beberapa hari terakhir.

Baca Juga:

Kepri bentuk SMA/SMK dan Kampus Tangguh COVID-19

Dalam perkembangan lain, Dinas Kesehatan Kota Batam mencatat tingkat kematian akibat COVID-19 di Kota Batam Kepulauan Riau sebesar 4,08 persen, dari 270 orang yang terpapar virus corona, sebanyak 11 orang di antaranya meninggal.

“Sebanyak 4 persen, 11 orang dari 270 orang,” kata Kepala Dinas Kesehatan Kota Batam Didi Kusmarjadi di Batam, Kepulauan Riau, Senin (20/7/2020).

Dinkes Batam menggunakan data 270 orang positif COVID-19 dan 11 orang di antaranya meninggal, dengan catatan tidak termasuk ABK KM Kelud yang sempat dirawat di RSKI COVID-19 Pulau Galang, dan seorang warga Lingga yang meninggal di daerah setempat.

Didi menyatakan, persentase kematian di Batam relatif lebih rendah dibanding nasional dan dunia.

“Persentase kematian di Tanah Air mencapai 5,0 persen, sedangkan angka rata-rata dunia hanya sebesar 4,47 persen,” kata Didi.

Baca Juga:

RSKI Galang Siap Terima Pasien Covid-19 dari Luar Batam

Hingga kemarin, Gugus Tugas Percepatan Penanganan COVID-19 Kota Batam mencatat masih terdapat 25 orang yang masih positif COVID-19, dan sebanyak 24 orang di antaranya dalam kondisi relatif stabil.

Dengan data itu, Didi optimistis, tingkat kematian akibat COVID-19 di Batam semakin berkurang, seiring makin bertambahnya pasien yang sembuh.

“Kalau jumlah positif tidak bertambah angkanya, bakal membaik. Insya Allah sisanya bakal sembuh,” kata dia.

***

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar Anda!
Silakan masukkan nama Anda di sin