Home Kepulauan Riau Batam

UPDATE COVID-19: Batam Tembus 1.000 Kasus

82
Covid-19 Batam
Warga yang dinyatakan sembuh dari COVID-19 meninggalkan RSKI COVID-19 Pulau Galang di Kepulauan Riau. (ANTARA/Pradanna Putra Tampi)

Barakata.id, BATAM – Kasus positif COVID-19 di Batam telah menembus 1.000 kasus pada Rabu 16 September 2020. Seribu kasus itu dilaporkan sejak kasus pertama 19 Maret 2020 atau dalam periode enam bulan terakhir.

Gugus Tugas Percepatan Penanganan COVID-19 Kota Batam mencatat tambahan 20 orang terkonfirmasi positif pada Rabu, sehingga totalnya menjadi 1.011 kasus, sebanyak 618 orang di antaranya dinyatakan sembuh, 38 orang meninggal, dan 355 orang lainnya masih dalam perawatan.

“Data ini merupakan hasil pemeriksaan ‘swab’ (usap) oleh Tim Analis Laboratorium BTKL PP Dan Analis Laboratorium RSKI COVID-19 Galang berdasarkan hasil temuan kasus baru dan hasil ‘tracing’ (penelusuran),” kata Kepala Dinas Kesehatan Kota Batam yang juga Ketua Bidang Kesehatan Gugus Tugas COVID-19 Batam dilansir Antara.

Melihat kasus COVID-19 yang terus meningkat, Wakil Wali Kota Batam Amsakar Achmad mengingatkan masyarakat selalu mematuhi protokol kesehatan, terlebih saat berada di luar rumah dengan menggunakan masker, menjaga jarak, dan mencuci tangan.

Wali Kota Muhammad Rudi telah menerbitkan peraturan wali kota tentang disiplin penerapan protokol kesehatan, lengkap dengan sanksi bila dilanggar.

Ia menyampaikan Tim Terpadu Penegakan Perwako COVID-19 sudah melaksanakan sosialisasi dan penertiban perwako tentang disiplin protokol kesehatan.

Pemerintah memberikan wewenang kepada tim terpadu untuk menegakkan Perwako Nomor 49 Tahun 2020.

“Mereka yang melanggar langsung dibawa saja dan diberikan sanksi opsional berupa kerja sosial membersihkan fasilitas umum,” kata dia.

Pasien Pertama

Pasien pertama di Batam diketahui berjenis kelamin perempuan usia 51 tahun yang sebelumnya memiliki riwayat perjalanan ke Jakarta dan Yogyakarta sejak 21 Februari dan kembali ke Batam pada 4 Maret 2020.

Dia diketahui positif Covid-19 setelah berobat ke rumah sakit dengan keluhan, batuk berdahak, sesak, mual dan muntah. Kemudian dilakukan pemeriksaan rontgen dan laboratorium.

Hasilnya sang pasien mengarah pada pneumonia dan langsung dibawa ke rumah sakit rujukan, RSUD Embung Fatimah, untuk penanganan lebih lanjut, hingga akhirnya dinyatakan positif Covid-19 melalui hasil tes laboratorium pada 19 Maret 2020.

Sejak penemuan kasus pertama di Batam, jumlah pasien yang terpapar Covid-19 terpantau stabil di sepanjang bulan Maret, dengan total kumulatif 10 pasien. Memasuki bulan April, jumlah pasien positif Covid-19 juga tak mengalami kenaikan yang drastis. Sempat melandai di akhir April, jumlah penderita kembali melonjak menembus angka 154 pasien secara kumulatif pada akhir bulan Mei.

Tiga bulan melawan Covid-19, penyebaran virus corona semakin meningkat dan menginjak angka 2-3 kasus per hari. Bulan Juni ditutup dengan total 227 kasus pada  minggu keempat bulan Juni.

Tren peningkatan terus terlihat pada Juli 2020. Sepanjang Juli 2020, penambahan kasus corona meningkat per harinya. Juli ditutup dengan penambahan 105 kasus positif di Batam. Memasuki Agustus, kasus terus naik dan rata-rata terjadi penambahan 9-10 kasus per hari.

Akhir bulan Agustus menjadi titik baru dengan adanya penambahan hingga 187 kasus dan menjadi yang tertinggi sejak Maret 2020. Memasuki September 2020, rata-rata penambahan kasus berada di angka 22 kasus per harinya. (dra)

Editor: Gunawan

Baca Juga:

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar Anda!
Silakan masukkan nama Anda di sin