Home Kepulauan Riau Batam

Umur Warga Batam Bisa 73 Tahun, Paling Tinggi di Kepri

52
Batam Bersepeda
Ilustrasi. Masyarakat Batam berolahraga sepeda santai membelah jalanan Batam, Minggu (12/1/20) lalu. BPS Kepri mencatat angka harapan hidup warga Batam tahun terus meningkat hingga mencapai 73,3 tahun. (F: Dok. Humas Pemko Batam)

Barakata.id, Batam – Umur warga Kota Batam tercatat sebagai yang paling tinggi dari rata-rata umur warga di Provinsi Kepulauan Riau (Kepri) tahun 2019. Angka itu berdasarkan catatan Badan Pusat Statistik (BPS) Provinsi Kepulauan Riau (Kepri).

Berdasar data BPS Kepri itu, angka harapan hidup warga Batam dalam lima tahun terakhir terus menunjukkan peningkatan. Jika pada tahun 2014 angka harapan hidup warga Batam di angka 72,80 tahun, maka pada 2019 naik menjadi 73,29 tahun.

Baca Juga :
Pemko Batam Akan Tambah 40 Kamera Pengawas di 20 Titik

Dengan demikian, setiap bayi di Batam yang lahir pada tahun 2018, memiliki harapan hidup hingga usia 73 tahun 3 bulan.

Angka harapan hidup warga Batam itu jauh di atas rata-rata angka harapan hidup warga Provinsi Kepri, yakni 69,80 tahun.

BPS mencatat, ada empat daerah di Kepri yang angka harapan hidupnya di atas angka harapan hidup provinsi yakni, Kota Batam, Tanjungpinang, Kabupaten Karimun dan Kabupaten Bintan.

Baca Juga :
Rudi Ingin Setiap Kecamatan di Batam Punya Pemakaman

Berikut angka harapan hidup tujuh kota/kabupaten di Kepri:

– Kota Batam: 73,29
– Kota Tanjungpinang: 72,02
– Kabupaten Karimun: 70,71
– Kabupaten Bintan: 70,30
– Kabupaten Natuna: 64,81
– Kabupaten Anambas: 67,06
– Kabupaten Lingga: 61,75

Variabel angka harapan hidup

RUU Ketahanan Keluarga
Angka ketahanan hidup suatu daerah diperngaruhi sejumlah variabel, di antaranya gaya hidup, ekonomi dan akses kesehatan. (Foto ilustrasi/net)

Untuk diketahui, angka harapan hidup adalah jumlah tahun yang diharapkan untuk hidup berdasarkan rata-rata statistik. Biasanya angka harapan hidup pada tiap negara berbeda-beda.

Bahkan, beda wilayah dan tahun di satu negara pun bisa beda pula angka harapan hidupnya. Angka harapan hidup seseorang tergantung pada berbagai variabel penting, di antaranya:

– Gaya hidup
– Akses ke fasilitas kesehatan
– Status ekonomi

Namun, seseorang bisa saja bertahan hidup lebih lama atau lebih sebentar dari yang diharapkan karena angka tersebut hanya dihitung berdasarkan rata-rata standar harapan hidup di wilayahnya sendiri.

Menurut data dari Organisasi Kesehatan Dunia (WHO), angka harapan hidup masyarakat Indonesia di tahun 2016 yaitu 60,4 tahun untuk pria dan 63 tahun untuk wanita.

Sementara itu, berdasarkan data dari BPS Indonesia, angka harapan hidup masyarakat Indonesia di tahun 2018 yaitu 73,19 tahun pada wanita dan 69,30 tahun pada pria.

*****

Penulis : Ali Mhd

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar Anda!
Silakan masukkan nama Anda di sin