Home Kepulauan Riau Tanjungpinang

Tugas Berat Bahtiar Muluskan Pilkada Kepri di Masa Covid dan Keterpurukan Ekonomi

44

*) Memilih Pemimpin Krisis

Masyarakat Kepri tidak lama lagi akan dihadapkan dengan pemilihan kepala daerah. Pilkada kali ini sangat jauh situasinya berbeda dari pilkada sebelum-sebelumnya.

Penulis : Rinto Situmorang

Di saat masyarakat menginginkan pemimpin terbaik tapi mereka juga berjuang keluar dari masa krisis yang diakibatkan pandemi covid-19. Lantas bagaimana tugas yang harus dijalankan Pjs Gubernur Kepri, H Bahtiar di masa sulit ini. Berikut beberapa penjelasannya.

Bahtiar saat ini mengisi jabatan sementara menjadi Gubernur Kepri hingga 5 Desember 2020. Tugasnya sangat besar karena berhadapan dengan tiga permasalahan utama yang kini sedang terjadi yaitu Pilkada, Covid 19 dan keterpurukan ekonomi.

“Kita hendak memilih pemimpin krisis bukan biasa,” sahut Bahtiar di depan rekan-rekan media di Gedung Daerah, Kamis malam (15/10/20).

Menurutnya, pemimpin krisis hanya lahir di zaman krisis. Zaman krisis yang dimaksud adalah zaman ketika semua serba susah diakibatkan pandemi covid 19 yang mengguncang dunia yang memiliki efek terhadap ekonomi masyarakat. Hal ini diakibatkan banyaknya pabrik tutup dan semua pekerjaan terganggu.

Kondisi ini mengakibatkan sulitnya memimpin daerah dalam keadaan seperti ini. Untuk itu pilkada harus lebih ditujukan bagaimana masyarakat bisa memilih pemimpin yang mampu mengatasi situasi yang terjadi saat ini.

“Karena nanti, ketika kepala daerah sudah terpilih, pemimpin itu masih menghadapi situasi saat ini juga,” kata Bahtiar.

Ia menambahkan pemimpin yang diperlukan saat ini juga pemimpin optimisme, pemimpin yang bisa memberi jalan baru, dan siap berperang menghadapi situasi krisis yang terjadi.

Sebagai Pjs Gubernur, Bahtiar saat ini sedang menggerakkan pilkada sehat yaitu bagaimana pilkada tetap berjalan tapi bisa menghindarkan kluster covid.

Keselamatan masyarakat dari paparan covid di era Pilkada harus diutamakan. Semua dipastikan harus bisa ditangani medis dari tenaga obat dan tenaga medisnya sendiri. Tentu itu semua mahal karena semua dunia berebut obat dan alat-alat kesehatan.

Bahtiar yang juga Dirjen Politik Mendagri ini mengatakan tugas selanjutnya selain Pilkada yaitu memulihkan ekonomi. Bagaimana menyelamatkan warga dari penularan covid 19 tapi juga sekaligus menyelamatkan ekonomi. Karena saat ini per 10 Oktober pertumbuhan ekonomi Kepri untuk tri wulan sudah minus 6,6.

Dikhawatirkan jika tidak ada perubahan maka pertumbuhan ekonomi Kepri bisa mencapai minus 10. Untuk itu selama menjabat ini meminta masyarakat untuk mengingatkan nya jika ada kurang karena Ia belum terlalu tau banyak tentang Kepri.

*****

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar Anda!
Silakan masukkan nama Anda di sin