Home Kepulauan Riau

Tipu Daya Pelaku Rudapaksa di SMAN 1 Batam, Ditanya Lokasi Pendaftaran Malah Dibawa ke Gudang Olahraga

4067
Rudapaksa di SMAN 1 Batam
Tempat Kejadian Perkara (TKP) dan barang bukti yang diamankan Polsek Sekupang. (F: barakata.id/ist)

Korban lalu membuat Laporan Polisi dengan nomor LP-/100/VII/2020/KEPRI/RESTA BARELANG/SPK-SEK BT.SKP, tanggal 07 Juli 2020. Atas kejadian tersebut polisi mengamankan barang bukti yakni buku bacaan Happy Camp, sepasang sepatu, topi Security, celana dalam korban warna ungu, baju kaos warna biru, celana pendek warna putih dan satu buah kayu berbentuk senjata.

Mendapat informasi keberadaan pelaku sedang berada di rumahnya, Tim Res Polsek Sekupang langsung menuju ke rumah pelaku dan mengamankan pelaku.

“Pelaku diamankan sekitar pukul 13.30 WIB oleh Opsnal Reskrim Polsek Sekupang dan saat ini sedang diminta keterangannya,” tutup Kapolresta.

Baca Juga :
Tragis, Bocah SD di Purbalingga Berkali-kali Dirudapaksa Paman dan Ayahnya

Diberitakan sebelumnya, S (40), seorang ibu rumah tangga melaporkan HH ke polisi. Ia mengaku dirudapaksa.

Kepada polisi, S menjelaskan tindak asusila yang ia alami terjadi di SMAN 1 Batam, Kecamatan Sekupang, pada Selasa (7/7/20) siang sekitar pukul 12.00 WIB.  Ia ke SMAN 1 untuk mendaftarkan anaknya lewat PPDB. Bukannya mengurus anaknya melanjutkan pendidikan, S malah mengalami tindak asusila rudapaksa oleh seorang pria berinisial HH. Kejadiannya di sebuah ruangan di sekolah tersebut.

“Korban diselamatkan oleh orang yang berada di lokasi,” ungkap Kapolsek Sekupang, AKP Yudi Arvian.

Polisi masih mendalami kronologi kejadian ini termasuk memeriksa pelaku HH. Pelaku sudah berhasil ditangkap satu setengah jam setelah kejadian atau sekitar pukul 13.30. Pelaku dipastikan bukan petugas sekolah di SMAN 1. (cr1)

***

Editor: Candra Gunawan

 

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar Anda!
Silakan masukkan nama Anda di sin