Home Kepulauan Riau Batam Tinjau Persoalan Banjir di Buliang Batuaji, Begini Solusi dari Rudi

Tinjau Persoalan Banjir di Buliang Batuaji, Begini Solusi dari Rudi

Banjir di Buliang Batuaji
Wali Kota yang jgua Kepala BP Batam Muhammad Rudi meninjau drainase di Kelurahan Buliang, Batuaji, Selasa (11/1/22). (F: Humas Pemko Batam)

Ikuti kami di Google Berita

Barakata.id, Batam – Wali Kota Batam Muhammad Rudi meninjau persoalan banjir di Kawasan Buliang Batuaji. Peninjauan itu dilakukan dengan cara mengecek sistem drainase Jalan Letjen Soeprapto, sekitar Perumahan Bumi Sarana Indah Kelurahan Buliang, Batuaji, Selasa (11/1/22).

“Mudah-mudahan kehadiran kami hari ini membantu mengurai persoalan banjir di sini,” kata Rudi.

Pada kesempatan itu, Rudi juga mengajak sejumlah pimpinan Organisasi Perangkat Daerah (OPD) teknis terkait Pemko Batam. Di antaranya Kepala Dinas Bina Marga dan Sumber Daya Air, Yumasnur. Kemudian juga ada dari unsur Badan Pengusahaan (BP) Batam yaitu Direktur Infrastruktur Kawasan BP Batam Imam Bachroni.

Baca Juga:

Peninjauan itu, menurut Rudi tak lain agar permasalahan banjir di kawasan itu selesai. Tak hanya mendatangi titik per titik, Rudi juga berdiskusi dengan tim dari Pemko Batam maupun BP Batam.

Perwakilan masyarakat juga turut menyampaikan persoalan yang mereka hadapi kepada Wali Kota Batam yang juga menjabat Kepala BP Batam.

Dari peninjauan itu, diputuskan beberapa solusi. Di antaranya membenahi gorong-gorong di simpang jalan tersebut (di samping Komplek Pesantren Hidayatullah). Gorong-gorong itu juga akan diperlebar dan ditinggikan. Sehingga fungsinya bisa bertahan 5-10 tahun mendatang.

“Gorong-gorong yang sekarang diganti dengan boxculvert. Saya minta dibuka hingga 4 sampai 5 meter dan ditinggikan,” ujarnya.

Baca Juga:

Rudi mengatakan, upaya untuk menanggulangi banjir tidak saja dilakukan pemerintah, melainkan juga harus dilakukan masyarakat. Untuk itu ia mengajak masyarakat untuk andil dalam mencegah banjir.

Beberapa hal yang bisa dilakukan masyarakat yaitu rutin bergotong royong membersihkan saluaran air di wilayah masing-masing hingga tidak membuang sampah ke parit. (asrul)

SebelumnyaVaksin Booster di Kepri Segera Dimulai, Ini Sasarannya
SelanjutnyaAngka Stunting di Hinterland 3,6 Persen dari Total Kasus di Batam

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar Anda!
Silakan masukkan nama Anda di sin