Home Nusantara Tingkatkan Pelayanan Medis, Pemkab Blitar Resmi Jalin Kerjasama dengan Pemkot Kediri

Tingkatkan Pelayanan Medis, Pemkab Blitar Resmi Jalin Kerjasama dengan Pemkot Kediri

Bupati Blitar dan Wali Kota Kediri tanda tangan kontrak kerjasama
Bupati Blitar Rini Syarifah bersama Wali Kota Kediri Abdullah Abu Bakar atau biasa juga disapa Mas Abu, menandatangani aktualisasi kerjasama antar daerah.(foto: achmad/barakata.id)
Himbauan Pemprov Kepri

Ikuti kami di Google Berita

Barakata.id, Blitar (Jatim) – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Blitar bersama Pemerintah Kota (Pemkot) Kediri menginisiasi kerja sama pembangunan antar daerah, yang aktualisasinya dilaksanakan di Pendopo Ronggo Hadi Negoro, pada Rabu (3/11/2021).

Dalam kesempatannya, Bupati Blitar Rini Syarifah atau biasa disapa Mak Rini membeberkan kondisi wilayah kabupaten Blitar dihadapan Wali Kota Kediri Abdullah Abu Bakar atau biasa juga disapa Mas Abu, dimana memiliki potensi yang beragam.

Sehingga, berdasarkan Peraturan Daerah (Perda) Provinsi Jawa Timur Nomor 5 Tahun 2012 tentang Rencana Tata Ruang Wilayah (RTRW) Provinsi Jawa Timur tahun 2011-2031, kabupaten Blitar termasuk dalam rencana pengembangan kawasan diantaranya yaitu pengembangan kawasan Hortikultura seperti sentra penghasil pisang, rambutan, blimbing, melon dan nanas.

Baca juga : Mau Mengakses Layanan Publik Berbasis Digital, Ini Yang Disiapkan Pemkab Blitar

Selain itu, kata Mak Rini juga menjadi pengembangan kawasan perkebunan dengan hasil tanaman tebu, kopi, kakao, kelapa dan nilam. Sementara, untuk pengembangan kawasan sentra peternakan meliputi ternak sapi dan ayam ras atau petelur.

“Namun untuk andalan pada pengembangan kawasan perikanan adalah ikan hias koi yang sudah mendunia karena baik warna maupun tekstur tubuhnya lebih indah dibanding dengan ikan koi lain daerah,” ujarnya.

“Disamping itu, kabupaten Blitar menyumbang hampir sepertiga produksi telur di wilayah Jawa Timur, kemudian untuk daging ayam dan susu juga menjadi konsisten dalam hal pengembangan kawasan peternakan,” sambung Mak Rini.

Baca juga : Kafilah Kabupaten Blitar Ikuti Lomba MTQ Tingkat Provinsi, Targetkan 3 Emas Disabet

Kendati demikian, untuk mengawali kerjasama antar daerah bupati Blitar justru mengedepankan pada pelayanan medis rumah sakit seperti pemeriksaan penunjang medis, rujukan pasien dan perbekalan farmasi yang akan dilaksanakan oleh RSUD Srengat dengan RSUD Gambiran.

“Saya berharap kerjasama ini berkelanjutan dan bermanfaat bagi masyarakat kabupaten Blitar pada umumnya,” pungkas bupati.

Selanjutnya, Wali Kota Kediri Abdullah Abu Bakar menandaskan bahwa kerjasama antar daerah ini sebenarnya sudah dijalin sejak ia menjabat mulai tahun 2014 dengan menjalin kerjasama dalam bidang perdagangan telur dan cabai, kali ini dalam bidang kesehatan.

Baca juga : Pemkab Blitar Latih Camat PMI Untuk Berwirausaha Mandiri

“Akan tetapi kedepan kita akan mencoba dalam bidang budaya, bisnis to bisnis, government to government. Tadi juga disampaikan bahwa kabupaten Blitar kaya akan buah-buahan, dan kami punya pasar grosirnya. Sehingga ini akan nyambung,” terang Mas Abu.

Lebih lanjut Mas Abu mengatakan, bahwa kerja sama antar-pemerintah daerah ini bukan untuk orientasi profit, melainkan hanya mendorong potensi lokal baik di kabupaten Blitar maupun kota Kediri ketersediaan barang tetap stabil.

“Ini memang tidak ada unsur pendapatan daerahnya, cuman hanya mendorong stabilitas pasar akan kebutuhan barang tersebut. Nah, disitulah letak pentingnya kerjasama ini. Diharapkan, nilai ekonominya berputar, karena ada faktor petani dan pedagangnya,” tukas Wali Kota Kediri mengakhiri wawancaranya. (adv/kmf/jun)

SebelumnyaSekjen Organisasi Promosi Pariwisata untuk Asia Pasifik Kunjungi Batam
SelanjutnyaJasad Karyawan PT ASL Tanjung Uncang Ditemukan 30 Meter dari Lokasi Kejadian

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar Anda!
Silakan masukkan nama Anda di sin