Home Kepulauan Riau Tempat Tidur Pasien Covid-19 di Tanjungpinang Terpakai 91.57 Persen

Tempat Tidur Pasien Covid-19 di Tanjungpinang Terpakai 91.57 Persen

43
Pasien Covid-19 di Tanjungpinang
Foto Ilustrasi: Ruang perawatan pasien Covid-19 di RSUD Kepri, Raja Ahmad Tabib Tanjungpinang. (F: kominfo kepri)
Himbauan Pemprov Kepri

Ikuti kami di Google Berita

Barakata.id, Tanjungpinang – Tempat tidur yang disediakan untuk pasien Covid-19 di Kota Tanjungpinang, Kepulauan Riau (Kepri) sudah terpakai 91,57%. Kondisi ini menjadi perhatian serius Satuan Tugas Penanganan Covid-19 Provinsi Kepri.

Ketua Harian Satgas Covid-19 Kepri, Lamidi mengatakan, di Tanjungpinang terdapat tiga rumah sakit yang menangani pasien Covid-19. Tiga rumah sakit itu adalah Rumah Sakit Raja Ahmad Thabib (RSUP Kepri), Rumah Sakit Umum Daerah Tanjungpinang, dan Rumah Sakit Angkatan Laut dr Midiyato Suratani.


“Dari 169 unit tempat tidur yang tersedia sudah digunakan untuk pasien Covid-19. Ini mendapat perhatian dari kami,” katanya di Tanjungpinang, kemarin.

BACA JUGA : 35 Pasien Covid-19 di Tanjungpinang Meninggal, Terbanyak Selama Pandemi

Lamidi merincikan, keterpakaian tempat tidur di RSUP Kepri mencapai 88,64 persen, RSUD Tanjungpinang 76,47 persen, dan RSAL 43,48 persen.

Dilansir kepriprov.go.id, jumlah pasien corona di Tanjungpinang yang saat ini dirawat di rumah sakit mencapai 95 orang. Sementara pasien yang menjalani karantina terpadu sebanyak 1.104 orang.

“Pasien yang melakukan isolasi mandiri mencapai 990 orang, sedangkan karantina terpadu 114 orang,” ujarnya.

Pelaksana Harian Sekda Kepri itu mengungkapkan, jumlah pasien Covid-19 di Tanjungpinang bertambah 146 orang sehingga menjadi 5.409 orang. Jumlah pasien yang sembuh bertambah 61 orang sehingga menjadi 4.075 orang.

BACA JUGA : Sebulan, 9.098 Warga Kepri Positif Covid-19, Tertinggi Selama Pandemi

Pasien yang meninggal dunia akibat corona bertambah tujuh orang sehingga menjadi 135 orang. Total kasus aktif di Tanjungpinang 1.199 orang.

“Jumlah pasien Covid-19 di Tanjungpinang tertinggi kedua setelah Batam,” kata dia.

Mengingat masih tingginya kasus penyebaran virus corona di Kepri, Lamidi mengingatkan masyarakat untuk tidak ke luar rumah untuk hal-hal yang tidak penting. Dalam beraktivitas, setiap orang juga wajib mengenakan masker, menjaga jarak dan menjaga kebersihan diri.

“Angka kasus aktif Covid-19 terus mengalami peningkatkan di Tanjungpinang maupun enam kabupaten dan kota di Kepri. Kami berharap masyarakat untuk meningkatkan kewaspadaan dengan menerapkan protokol kesehatan,” pungkasnys.

*****

Editor : YB Trisna

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar Anda!
Silakan masukkan nama Anda di sin