Home Kepulauan Riau Batam

Telkomsel Lengkapi RSK Corona Batam dengan Perangkat Call Center

49
Telkomsel Batam
Petugas Telkomsel memantau COMBAT yang dihadirkan di RSK Corona di Pulau Galang, Batam sebagai bentuk optimalisasi jaringan di kawasan tersebut. (F: Barakata.id/IST)

Barakata.id, Batam – Telkomsel memberikan perangkat Call Center CloudX untuk memudahkan komunikasi di Rumah Sakit Khusus (RSK) Corona di Pulau Galang, Batam. Perangkat itu akan memudahkan komunikasi antara masyarakat dengan unit-unit terkait di RS tersebut.

General Manager Consumer Sales Region Sumbagteng Telkomsel, Mulyadi Indra mengatakan, pemberian perangkat Call Center CloudX ini sebagai bentuk kepedulian dan dukungan Telkomsel kepada Pemko Batam dalam upaya menangangi pandemi Covid-19.

“Perangkat Call Center ini digunakan untuk menghubungkan masyarakat dengan unit-unit terkait yang ada di rumah sakit tersebut sesuai dengan kebutuhan medisnya. Ini akan memudahkan komunikasi dan mempercepat penanganan pasien,” kata Mulyadi kepada Barakata.id, Selasa (7/4/20).

Baca Juga :
Telkomsel Perkuat Jaringan Komunikasi di Kawasan RS Khusus Corona Batam

Ia mengatakan, Call Center CloudX memungkinkan satu nomor memiliki beberapa fitur yang akan memudahkan call center untuk melayani banyak panggilan dalam waktu bersamaan. Masyarakat dapat menghubungi call center RSK Corona Batam pada nomor 08116666555, dimana nantinya akan langsung tersambung dengan layanan operator, administrasi, atau Unit Gawat Darurat (UGD).

Selain bantuan itu, Telkomsel juga memberikan Paket Society for Hospital secara gratis khusus bagi 40 petugas medis di RSK Corona Batam. Paket ini terdiri dari kuota internet 20GB, nelpon sepuasnya tanpa batas ke sesama operator, dan 100 menit nelpon ke operator lain.

Telkomsel Batam
Telkomsel memberikan perangkat Call Center CloudX untuk mendukung layanan komunikasi di RSK Corona Galang Batam yang diterima oleh Azril Apriansyah, Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika Pemerintah Kota Batam (kanan). (F: Barakata.id/IST)

Upaya Telkomsel untuk mendukung pemerintah dalam menangani pandemi Covid-19 telah diwujudkan sejak awal pembangunan RSK Corona di Galang itu. Di antaranya melalui kehadiran 1 unit Compact Mobile Base Station (COMBAT) dengan konfigurasi 2G dan 4G yang memanfaatkan spektrum 900 MHz.

Telkomsel juga menambah kapasitas dan jangkauan untuk layanan 2G dan 4G di Pulau Galang. Kesiapan jaringan Telkomsel pada wilayah sekitar rumah sakit juga dibuktikan dengan kecepatan download mencapai 50 Mbps dan upload 20 Mbps, dimana latency lebih kecil dari 10 ms.

“Kami berkomitmen untuk senantiasa menghadirkan layanan berkualitas, baik dari sisi jaringan maupun produk, untuk memenuhi kebutuhan komunikasi pelanggan. Kami juga akan tetap berkolaborasi dengan seluruh pihak agar kita semua dapat terus bergerak maju melewati masa yang penuh tantangan ini,” pungkas Mulyadi.

241 tenaga medis siaga di RSK Corona Galang

Sebagai informasi, RSK Corona di Galang resmi beroperasi pada Senin (6/4/20). Tapi hingga tadi malam, belum ada pasien terjangkit virus corona yang dirawat di RS tersebut.

Pangkogabwilhan I, Laksamana Madya Yudo Margono yang meresmikan RSK Corona Galang mengatakan, ratusan tenaga medis sudah disiagakan di rumah sakit itu. Tercatat, ada 241 orang tenaga kesehatan terdiri dari unsur gabungan TNI, Polri, Kemenkes, dan relawan.

Baca Juga :
RS Khusus Corona Galang Batam Beroperasi 6 April

RSD Pulau Galang terdiri dari gedung observasi bekas bangunan eks pengungsi Vietnam yang bisa menampung 240 bed (tempat tidur). Kemudian ada gedung observasi satu bisa menampung 50 bed.

Ada pula gedung observasi dua 50 bed serta gedung-gedung lain sebagai pendukung yang bisa menampung 460 pasien apabila akan digunakan. Di kawasan itu juga terdapat helipad untuk emergency.

RS ini sudah ditetapkan untuk pasien-pasien kategori ringan sampai dengan sedang. Juga dikhususkan untuk pasien-pasien dari luar negeri atau para migran.

“Namun apabila nanti yang diprioritaskan tidak ada, juga bisa digunakan untuk masyarakat khususnya dari rumah sakit-rumah sakit di yang tidak bisa menampung pasien,” kata Yudo.

*****

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar Anda!
Silakan masukkan nama Anda di sin