Home Warta

Subsidi Pekerja: Sudah Senang, Pencairan Malah Ditunda

1007
BLT Pekerja Tahap 3
Foto ilustrasi. Bantuan Rp600.000 untuk subsidi pekerja bergaji di bawah Rp5 juta mulai dicairkan.

Barakata.id- Masyarakat sudah senang subsidi pekerja bergaji di bawah Rp5 juta cair besok, tapi ternyata pencairan malah ditunda. Menteri Ketenagakerjaan Ida Fauziyah pun minta maaf karena hal ini. Sebelumnya disebutkan, pencairan subsidi itu dijadwalkan dilakukan besok, Selasa (25/8/20).

Bahkan, Menteri Keuangan Sri Mulyani menyatakan proses pencairan subsidi untuk pekerja itu sudah mulai dicairkan hari ini, Senin (24/8/20) karena Ida telah mengeluarkan Permenaker terkait. Daftar Isian Pelaksanaan Anggaran (DIPA) pun sudah diterbitkan.

Alasan dari penundaan ini dikatakan karena data sebanyak 2,5 juta rekening pekerja yang diserahkan BP Jamsostek harus dicek kembali. Meskipun nomor rekening pekerja itu sebelumnya telah tervalidasi dari tangan BP Jamsostek.

Baca Juga:
Subsidi Pekerja Bergaji di Bawah Rp5 Juta Cair Besok

Ida menyebut, paling lambat check list itu dilakukan dalam waktu empat hari.

“Kami mohon maaf, butuh kehati-hatian untuk menyesuaikan data yang ada,” katanya, Senin (24/8/20).

Ida mengaku 2,5 juta nomor rekening itu bukan angka yang sedikit. Jadi butuh waktu untuk menyelesaikan pengecekan ulang itu.

Setelah pihaknya melakukan validasi, data itu akan diserahkan kepada Kantor Pelayanan Perbedaharaan Negara (KPPN) untuk bisa mencairkan uangnya.

Kemudian uang itu disalurkan ke bank pemerintah sebagai bank penyalur. Baru kemudian banl penyalur akan menransfer uang tersebut ke rekening penerima program subsidi.

Kendati ditunda, namun Ida memastikan pencairan subsidi gaji batch pertama sebanyak 2,5 juta pekerja itu akan disalurkan akhir bulan ini.

“Kami memang menargetkan bisa dilakukan transfer itu dimulai dari akhir bulan Agustus ini,” kata dia.

Baca Juga:
Mau Subsidi Rp2,4 Juta, Segera Setor Norek ke BPJS TK

Nantinya subsidi ini akan diberikan kepada 15,7 juta pekerja dengan gaji di bawah Rp5 juta dan menjadi peserta aktif BP Jamsostek. Saat ini di tangan BP Jamsostek telah tercatat 13,7 juta nomor rekening yang telah melapor. Sisanya masih membutuhkan validasi data dari BP Jamsostek.

“Tadi Pak Dirut (BP Jamsostek) menyampaikan rekening yang sudah masuk 13,7 juta. Masih ada dua juta lagi yang masih dalam proses,” kata Ida.

****

Editor: Asrul R
Sumber: Kompas.com, CNN Indonesia

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar Anda!
Silakan masukkan nama Anda di sin