Home Nusantara Sidak Pasar, Disnakan Kabupaten Blitar Tidak Temukan Daging Gelonggongan dan Tiren

Sidak Pasar, Disnakan Kabupaten Blitar Tidak Temukan Daging Gelonggongan dan Tiren

Kepala Dinas Peternakan dan Perikanan Kabupaten Blitar Toha Mashuri
Kepala Dinas Peternakan dan Perikanan Kabupaten Blitar Toha Mashuri saat mengecek daging sapi di pasar Kanigoro. (foto : achmad/barakata.id)
DPRD Batam

Barakata.id, Blitar (Jatim) – Dinas Peternakan dan Perikanan (Disnakan) Kabupaten Blitar menjelang hari Hari Raya idul Fitri 1443 H atau tahun 2022 rutin menggelar sidak (inspeksi mendadak) terkait harga daging sapi dan ayam, serta daging tidak layak konsumsi di pasar Kanigoro, Kecamatan Kanigoro, Kabupaten Blitar, pada Selasa (12/4/2022).

Dalam Sidak yang dilakukan pada minggu kedua puasa Ramadhan ini, kata kepala Dinas Peternakan dan Perikanan Kabupaten Blitar Toha Mashuri bertujuan untuk memastikan kualitas daging sapi yang dipotong di Rumah Potong Hewan (RPH) maupun yang beredar di pasaran, termasuk antisipasi kemungkinan masuknya daging sapi gelonggongan ataupun daging ayam berformalin.

artikel perempuan

Ia juga mengatakan, kalau Sidak ini nantinya tidak hanya di pasar Kanigoro saja, melainkan juga akan dilakukan pemeriksaan di pasar-pasar yang ada di kabupaten Blitar selama bulan Ramadhan, dan memberikan rasa aman kepada masyarakat agar layak dikomsumsi.

Baca juga : Anggota DPRD Kabupaten Blitar Sri Indah Setijaningsih Berharap Pemkab Blitar Gencar Melakukan Operasi Pasar, Apa Alasannya?

“Kegiatan hari ini merupakan rutinitas Dinas Pertenakan dan Perikanan Kabupaten Blitar menjelang bulan Ramadhan dan melakukan surveilence dan pemeriksaan produk-produk hewan yang sehat dan halal. Sebab, biasanya di bulan permintaan mengalami peningkatan,” ungkap Toha.

Kemudian Toha menegaskan, kalau Sidak kali ini tidak ditemukan daging sapi atau ayam yang tidak layak konsumsi. Tetapi, jika petugas menemukan daging yang tidak layak konsumsi maka akan ditindak tegas dan dilakukan pembinaan. Sehingga, pihaknya mewanti-wanti pedagang agar menjual produk yang segar dan sehat.

“Saya menghimbau kepada seluruh pedagang pasar terutama penjual daging ayam maupun makanan olahan supaya produknya segar dan sehat. Jangan sampai menjual ayam tiren, karena bisa melanggar aturan dan membahayakan kesehatan,” tandasnya.

Baca juga : Gelar Hari Peduli Autisme Sedunia, Wali Kota Blitar : Beri Ruang Disabilitas Untuk Berkarya

Terakhir, soal harga dan stok barang di pasar-pasar yang ada di kabupaten Blitar, menurut Toha masih relatif aman dan tercukupi. Sehingga masyarakat tidak perlu khawatir yang mengakibatkan panic buying.

“Sampai hari ini untuk stok masih relatif aman dan terkendali. Sedangkan harga daging sapi dipasaran berkisar Rp110.000/Kg sampai Rp120.000/Kg. Sementara daging ayam potong berkisar Rp32.000/Kg,” pungkasnya.

(adv/kmf/jun)

Dapatkan update berita pilihan setiap hari bergabung di Grup Telegram "KATA BARAKATA", caranya klik link https://t.me/SAHABATKATA kemudian join.