Home Warta Ekonomi Siap-Siap, BLT Pekerja Rp600.000 Gelombang 2 Cair Awal November

Siap-Siap, BLT Pekerja Rp600.000 Gelombang 2 Cair Awal November

101
BLT Pekerja Tahap 3
Menteri Ketenagakerjaan (Menaker) Ida Fauziyah

Barakata.id, Batam – BLT Pekerja Rp600.000/bulan gelombang 2 akan dicairkan pemerintah awal November 2020. Bantuan Langsung Tunai ini adalah untuk periode bulan November dan Desember.

Kementerian Ketenagakerjaan (Kemnaker) sudah mengumumkan bahwa penyaluran BLT atau subsidi gaji untuk pekerja atau karyawan swasta bergaji di bawah Rp5 juta akan ditransfer pada awal November 2020.

Berdasarkan Peraturan Menteri Ketenagakerjaan (Permenaker) Nomor 14 Tahun 2020, mereka yang berhak mendapatkan BLT dengan total Rp2,4 juta ini adalah pekerja non-pemerintah dengan gaji di bawah Rp5 juta.

Data pekerja yang bakal mendapatkan bantuan disetorkan oleh pemberi kerja/perusahaan kepada BPJS Ketenagakerjaan atau BP Jamsostek.

“Kami targetkan pembayaran termin II (pencairan subsidi gaji BLT BPJS Ketenagakerjaan) dapat disalurkan pada awal bulan November setelah proses evaluasi penyaluran subsidi gaji/upah termin I ini selesai,” kata Menteri Ketenagakerjaan, Ida Fauziah dalam keterangan resminya, Rabu (28/10/20).

Baca Juga :

Ida mengatakan, sebelumnya pemerintah menargetkan 15,7 juta pekerja sebagai penerima BLT. Bantuan ini dianggarkan sebesar Rp37,7 triliun dalam APBN 2020.

Hingga Oktober 2020, penyaluran BLT Pekerja Rp600.000 gelombang 1 telah disalurkan kepada 12.166.471 atau 98,09 persen.

Total bantuan yang diterima pekerja adalah Rp2,4 juta. Penyaluran dilakukan untuk dua bulan sekaligus sehingga yang diterima pekerja menjadi Rp1,2 juta per sekali transfer.

Untuk penyaluran BLT gelombang 1 bulan September dan Oktober sudah selesai. Dan kini berlanjut gelombang kedua untuk bantuan periode bulan November dan Desember.

Berdasarkan data Kementerian Ketenagakerjaan per 19 Oktober 2020, penyaluran subsidi gaji atau BLT Pekerja gelombang 1 pada tahap I mencapai 99,43 persen atau 2.485.687, dan tahap II 99,38 persen atau mencapai 2.981.531 orang.

Baca Juga :

Selanjutnya, tahap III penyaluran bantuan mencapai 99,32 persen atau 3.476.120 pekerja, tahap IV penyaluran subsidi capai 2.620.665 atau 94,09 persen, dan terakhir tahap V telah disalurkan kepada 602.468 orang atau 97,39 persen.

“Alhamdulillah program subsidi gaji  sudah tersalur 98 persen atau sudah tersalur sebanyak 12,1 juta,” kata Ida .

Adapun sisanya, lanjut Ida, ada beberapa pekerja yang tidak lolos dalam proses validasi dan verifikasi, terutama terkait dengan nomor rekening bank yang bermasalah.

“Yang belum mendapatkan sekitar 150.000-an orang, itu karena ada kekurangan. Misalnya rekeningnya tidak valid kemudian NIK-nya (Nomor Induk Karyawan) kurang nomornya, kemudian nomor rekening tidak sesuai dengan nama yang diserahkan ke pemberi kerja,” pungkasnya.

*****

Editor : YB Trisna

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar Anda!
Silakan masukkan nama Anda di sin