Home Warta Arena

Sempat Isolasi Mandiri 18 Hari, Pelatih AC Milan Kembali Bangkit dan Tundukkan Celtic Skor 4-2

19
Stefano Pioli : Pelatih Ac Milan
Pelatih AC Milan, Stefano Pioli. F: tribunnews.com

Barakata.id, Pelatih AC Milan Kembali Bangkit – AC Milan menang saat menjamu Celtic di matchday 5 Liga Europa 2020/2021, Kamis (3/12/2020) malam atau Jumat dinihari WIB.

AC Milan menang dengan skor telak 4-2 atas tamunya Celtic pada matchday 5 Liga Europa 2020/2021 yang berlangsung di San Siro, Milan.

AC Milan menang setelah sempat tertinggal lebih dulu oleh dua gol cepat Celtic pada menit ke 7 dan menit ke 14 babak pertama.

Baca juga: 

Dua gol pembuka Celtic dicetak itu dicetak Tom Rogic (7′) dan Odsonne Edouard (14′).

AC Milan kemudian bangkit sejak menit ke-24 dan sukses mencetak empat gol yang tercatat atas nama Hakan Calhanoglu (24′), Samuel Castillejo (26′), Jens Petter Hauge (50′) serta Brahim Diaz (82′).

Usai pertandingan, Pelatih AC Milan, Stefano Pioli, mengatakan dirinya merasa dijahili anak asuhnya pada laga melawan Celtic.

Duel melawan Celtic kali ini menjadi kesempatan pertama Stefano Pioli mendampingi AC Milan dari pinggir lapangan setelah pulih dari Covid-19.

Pelatih asal Italia itu terbebas dari virus corona setelah menjalani isolasi mandiri selama 18 hari.

Seusai laga, Pioli dengan nada bercanda menilai anak asuhnya sengaja tampil buruk pada 15 menit awal babak pertama untuk menguji kesehatannya.

Meski demikian, Pioli bangga melihat mental bertanding AC Milan yang bisa bangkit dan menang setelah tertinggal 0-2.

Baca juga:

Pelatih AC Milan Stefano Pioli tak mau jumawa setelah kalahkan Inter Milan

“Pemain AC Milan ingin menguji saya.”

“Mereka ingin melihat apakah saya benar-benar sudah pulih dan benar-benar sehat,” kata Pioli dengan nada bercanda dikutip dari situs Football Italia.

“Kami memulai laga ini dengan sangat baik. Namun, dua kesalahan membuat kami mendapat masalah,” tutur Pioli.

“Pertandingan ini membuat kami tumbuh secara tim.”

“Meskipun sempat tertinggal dua gol, kami tetap kompak dan itu sangat terlihat,” ucap Pioli.

“Celtic berhasil menunjukkan keinginan untuk menang di San Siro. Namun, kami tidak kehilangan kepercayaan diri meskipun sempat tertinggal,” tutur pelatih asal Italia itu.

Selama berjuang untuk terbebas dari Covid-19, Pioli terpaksa harus absen mendampingi AC Milan selama tiga laga beruntun.

Meski demikian, AC Milan yang didampingi asisten Pioli, Daniele Bonera, tetap berhasil menjaga konsistensi pada periode tersebut.

AC Milan tidak terkalahkan di bawah komando Bonera dengan rincian dua kemenangan di Liga Italia dan satu hasil imbang di Liga Europa.

Terkait masa pemulihannya, Piolo mengakui sangat berat menjalani isolasi mandiri karena tidak bisa mendampingi anak asuhnya.

“Dua minggu isolasi mandiri terasa sangat lama bagi saya. Selain permainan, saya sangat merindukan momen menghabiskan waktu bersama para pemain dan staf pelatih,” tutur Pioli.

“Kami berharap bisa menjaga konsistensi ini dan terus menjadi ambisius,” ucap Pioli menambahkan.

Kemenangan atas Celtic membuat AC Milan sukses menyegel satu tiket ke fase gugur atau 32 besar Liga Europa.

AC Milan juga masih berpeluang lolos ke fase gugur dengan status juara Grup H.

AC Milan saat ini masih tertahan di peringkat dua klasemen dengan koleksi 10 poin, tertinggal satu angka dari Lille yang memimpin.

Perebutan posisi puncak klasemen Grup H akan tersaji pekan depan dengan jadwal AC Milan menghadapi Sparta Praha sementara Lille melawan Celtic.

Baca juga: 

Terdekat, AC Milan akan menghadapi Sampdoria pada laga pekan ke-10 Liga Italia, Minggu (6/12/2020).

Jalannya pertandingan

AC Milan langsung mengambil inisiatif serangan selepas peluit kick-off dibunyikan wasit Rafael De Burgos Bengoechea.

Namun, alih-laih mencetak gol, AC Milan justru menderita terlebih dahulu. Gawang mereka kebobolan pada menit ketujuh oleh gol Tom Rogic.

Pelatih AC Milan Stefano Pioli tak mau jumawa setelah kalahkan Inter Milan Gol tersebut terjadi karena kesalahan dari Matteo Gabbia dalam mengontro bola umpan Gianluigi Donnarumma.

Rogic merebut bola dari Gabbia, berlari ke kotak penalti, kemdudian melepaskan Milan dan melepaskan sepakan kaki kiri yang gagal dibendung Donnarumma.

Belum sempat bangkit, AC Milan kembali kebobolan pada menit ke-14 setelah bomber Celtic, Odsonne Edouard, mencatatkan namanya di papan skor lewat sepakan cungkil.

AC Milan baru bisa menipiskan ketertinggalan mereka pada menit ke-24 lewat tendangan bebas Hakan Calhanoglu dari jarak 16 meter.

Dua menit berselang, AC Milan menyamakan skor menjadi 2-2 melalui sepakan jarak dekat winger Samu Castillejo.

Keudukan imbang 2-2 bertahan hingga kedua kesebelasan memasuki ruang ganti.

Memasuki babak kedua, AC Mlilan langsung tancap gas. Hasilnya langsung terlihat pada lima menit pertama.

AC Milan berbalik unggul 3-2 setelah Jens Petter Hauge mencatatkan namanya di papan skor.

Hauge menampilkan aksi individu menawan dengan melewati dua hingga tiga pemain lawan di sisi kiri, sebelum melepaskan sepakan mendatar yang merobek jala Celtic.

Baca juga: 

AC Milan menjauh 4-2 pada menit ke-82 lewat gsepakan cungkil Brahim Diaz, yang memanfaatkan umpan terobosan Hauge.

Gol Brahim Diaz memastikan AC Milan mengemas poin penuh dan lolos ke babak 32 besar Liga Europa 2020-2021.

AC Milan 4-2 Celtic ( Hakan Calhanoglu 24′, Samu Castillejo 26′, Jens Petter Hauge 50′, Brahim Diaz 82′ ;Tom Rogic 7′, Odsonne Edouard 14′ )

Susunan pemain:
AC Milan (4-3-3): 99-Gianluigi Donnarumma; 5-Diogo Dalot, 24-Simon Kjaer (13-Alessio Romagnoli 11′), 46-Matteo Gabbia, 19-Theo Hernandez; 33-Rade Krunic (8-Sandro Tonali 46′), 79-Franck Kessie (4-Ismael Bennacer 61′), 10-Hakan Calhanoglu (21-Brahim Diaz 61′); 7-Samu Castillejo, 12-Ante Rebic (29-Lorenzo Colombo 83′), 15-Jens Petter Hauge.

Cadangan: 1-Ciprian Tatarusanu, 2-Davide Calabria, 4-Ismael Bennacer, 8-Sandro Tonali, 13-Alessio Romagnoli, 20-Pierre Kalulu, 21-Brahim Diaz, 27-Daniel Maldini, 29-Lorenzo Colombo, 43-Leo Duarte, 56-Alexis Saelemaekers, 90-Antonio Donnarumma

Pelatih: Stefano Pioli

Celtic (4-2-3-1): 1-Vasilios Barkas; 44-Hatem Abd Elhamed, 6-Nir Bitton, 35-Kristoffer Ajer, 93-Diego Laxalt; 42-Callum McGregor, 8-Scott Brown (12-Ismaila Soro 78′); 17-Ryan Christie (11-Patryk Klimala 86′), 18-Tom Rogic (21-Oliver Ntcham 67′), 30-Jeremie Frimpong; 22-Odsonne Edouard

Cadangan: 2-Christopher Julien, 3-Greg Taylor, 10-Albian Ajeti, 11-Patryk Klimala, 12-Ismaila Soro, 21-Oliver Ntcham, 29-Scott Bain, 52-Ewan Henderson, 57-Stephen Walsh, 65-Conor Hazard

Pelatih: Neil Lennon

*****
Editor: Ali Mhd
Sumber: tribunnews.com

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar Anda!
Silakan masukkan nama Anda di sin