Home Nusantara Selama 2020-2021, Jumlah Janda di Jatim Mencapai 8 Ribu

Selama 2020-2021, Jumlah Janda di Jatim Mencapai 8 Ribu

54
Kepala DP3AK Jatim, Andriyanto menyampaikan selama periode Januari 2020-Juni 2021 jumlah janda di Jatim mengalami kenaikan hingga 8 ribu. F: Barakata.id/ Times Indonesia.id
Himbauan Pemprov Kepri

Ikuti kami di Google Berita

Barakata.id, Surabaya – Berdasarkan data dari Dinas Pemberdayaan Perempuan, Perlindungan Anak dan Kependudukan (DP3AK) Jatim, mencatat jumlah janda di Jawa Timur mengalami kenaikan mencapai 8 ribu selama Januari 2020 hingga Juni 2021.

Kepala DP3AK Jatim, Andriyanto mengungkapkan penyebab banyaknya penambahan perempuan kepala keluarga selama 2020 hingga 2021 ini, karena ada dua faktor. Yang pertama, karena faktor cerai hidup. Lalu, lantaran cerai mati alias ditinggal suaminya meninggal dunia


Untuk yang cerai mati, Andriyanto mengakui ada beberapa yang suaminya meninggal akibat COVID-19. Namun, tidak semuanya.

Baca juga:

“Sebanyak 8 ribu tambahan itu, karena cerai hidup dan juga cerai mati. Tapi cerai mati itu tidak semuanya karena COVID-19, tapi memang ada yang suaminya meninggal karena terpapar COVID-19,” ungkap Andriyanto seperti dikutip dari detik.com, Sabtu (4/9/2021).

Data tambahan 8 ribu perempuan yang menjadi kepala keluarga ini tersebar di 30 dari 38 kabupaten/kota di Jatim. Sedangkan untuk delapan daerah sisanya, belum menyetorkan data by name by address ke Pemerintah Provinsi Jatim.

Baca juga:

“Makanya saya titip mohon kepada daerah yang belum setor data, agar lebih detail by name by address supaya jelas,” ungkapnya.

Di kesempatan ini, Andriyanto mengaku Dinas DP3AK Jatim telah menyiapkan beberapa langkah agar perekonomian para perempuan kepala keluarga tetap bangkit. Salah satunya memberi pelatihan wirausaha. Seperti menjahit, membuat sabun hingga usaha makanan.

Baca juga:

“Jadi, kita lakukan pembinaan peningkatan usaha apa yang sekiranya bisa meningkatkan ekonomi mereka. Sifatnya hanya pelatihan, tidak ada top-up modal,” pungkasnya.

*****

Editor: Ali Mhd

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar Anda!
Silakan masukkan nama Anda di sin