Home Kepulauan Riau Batam

Sekolah di Batam Libur 14 Hari, Mulai Besok

1138
Muhammad Rudi
Wali Kota Batam, Muhammad Rudi memutuskan meliburkan sekolah di Batam selama 14 hari ke depan, mulai Selasa (17/3/20).

Barakata.id, Batam – Seluruh sekolah di Kota Batam libur selama 14 hari, mulai besok, Selasa (17/3/20). Demikian disampaikan Wali Kota Batam, Muhammad Rudi dalam rapat koordinasi Forum Komunikasi Pimpinan Daerah (FKPD) Kota Batam di Asrama Haji, Batam Centre, Senin (16/3/20).

Rudi mengatakan, keputusan meliburkan kegiatan belajar di sekolah berlaku mulai tingkat PAUD sampai SMP. Untuk SMA dan sederajat, menunggu keputusan dari Pemerintah Provinsi Kepulauan Riau (Kepri).

Keputusan untuk meliburkan sementara sekolah mengingat kasus penyebaran virus corona atau Covid-19 sudah semakin mengkhawatirkan. Selain Batam, beberapa daerah lain di Indonesia sudah lebih dulu mengerluarkan kebijakan meliburkan sekolah selama 14 hari.

“Keputusan ini kita ambil dengan sejumlah pertimbangan, berdasar masukan dan saran dari berbagai pihak. Dalam forum ini, saya nyatakan mulai besok (sekolah) diliburkan selama 14 hari ke depan,” kata Rudi.

Baca Juga :
Ini yang Terjadi Jika Darurat Nasional Corona Ditetapkan

“Untuk SMA, keputusan libur atau tidak sepenuhnya kewenangan Pemprov Kepri. Kewenangan kita (Pemko Batam) untuk sekolah di bawah SMA dan sederajat,” sambung Rudi.

Ia berharap, dengan diliburkannya aktivitas belajar di sekolah, dapat memutus mata rantai penyebaran virus corona.

Untuk teknis aktivitas belajar di sekolah, selanjutnya akan dijelaskan di dalam surat keputusan Wali Kota Batam.

Nomor khusus pengaduan Corona

Terkait penyebaran virus corona ini, Pemko Batam juga sudah menyiapkan nomor Hotline untuk informasi seputar Covid-19, penyakit yang disebabkan virus corona. Nomor yang bisa masyarakat hubungi yaitu 0812-7781-5333.

“Informasi tentang situasi perkembangan Covid-19 Kota Batam secara resmi oleh pemerintah dapat diakses melalui hotline Kota Batam 0812-7781-5333,” kata Rudi dalam surat edaran bernomor 110 tahun 2020.

Baca Juga :
DPR Sarankan Indonesia Lockdown, Mulai dari Batam, DKI dan Bali

Pada surat edaran itu, juga Rudi mengimbau masyarakat Kota Batam untuk tetap tenang dan waspada. Serta tidak menyebarkan informasi yang tidak dapat dipastikan kebenarannya atau hoax terkait Covid-19.

Rudi pun mengingatkan warga untuk mengurangi aktivitas berkumpul di keramaian. Baik di ruangan tertutup maupun terbuka di lingkungan kerja dan perkantoran.

“Mengimbau kepada pengelola gedung, sekolah, kampus , rumah ibadah baik milik pemerintah ataupun swasta, beserta otoritas pelabuhan international dan domestik se-Kota Batam, BUBU Hang Nadim untuk membersihkan ruangan, lingkungan secara rutin khususnya handle pintu, saklar lampu, keyboard computer, hand holding escalator dan fasilitas lain yang sering disentuh oleh tangan,” katanya.

“Gunakan petugas yang terampil menjalankan tugas kebersihan dan gunakan bahan pembersih yang sesuai petunjuk standar kesehatan,” sambung Rudi dalam surat tersebut.

Baca Juga :
Menteri Perhubungan Budi Karya Positif Corona

Pengelola gedung juga diminta menyiapkan sanitasi tangan atau hand sanitizer di area strategis. Seperti pintu masuk, pegangan tangga, lift, dan sebagainya.

Masyarakat juga diminta untuk menghindari aktivitas kontak langsung seperti berjabat tangan. Aktivitas salam pertemuan antar individu dapat diganti dengan salam tanpa bersentuhan.

Surat imbauan kewaspadaan ini sebagai tindak lanjut atas Surat Edaran Menteri Kesehatan Republik Indonesia Nomor : HK.02.01/MENKES/199/2020 tanggal 12 Maret 2020 tentang Komunikasi Penanganan Coronavirus Disease 2019 (COVID-19) dan Surat Edaran Walikota Batam Nomor : 800/95/P2P-Surv/Dinkes/III/2020 tentang kewaspadaan Pneumonia Coronavirus Disease 2019 (Covid-19).

*****

Penulis : Ali Mhd

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar Anda!
Silakan masukkan nama Anda di sin