Home Kepulauan Riau Batam

Sekolah di Batam Belum Dibuka, Belajar Tetap dari Rumah

773
Sekolah di Batam
Wali Kota Batam, Muhammad Rudi memimpin pertemuan dengan para kepala sekolah se-Batam membahas perpanjangan belajar di rumah, Kamis (28/5/29). (F: dok. Diskominfo Batam)

Barakata.id, Batam – Wali Kota batam, Muhammad Rudi menyatakan bahwa sekolah di Batam belum bisa dibuka di tengah pandemi. Kegiatan belajar mengajar masih dilakukan secara online dari rumah.

Menurut Rudi, kondisi saat ini masih belum memungkinkan bagi anak-anak untuk belajar tatap muka di sekolah. Penularan corona virus disease (Covid-19) di Batam masih terjadi meski sudah mulai bisa dikendalikan.

“Saat ini baru tiga kecamatan yang masuk zona hijau, sementara sembilan lainnya masih kuning. Artinya, kondisi kita masih rentan terhadap penularan Covid-19. Karena itu, kegiatan belajar mengajar di sekolah belum bisa dilakukan,” katanya di Batam Centre, kemarin.

Baca Juga :
Sekolah Jangan Paksa Murid Beli Seragam Baru

Ia mengatakan, pelaksanaan belajar mengajar secara daring (dalam jaringan) masih tetap dilakukan demi keamanan kesehatan bagi anak-anak sekolah.

Menurut Rudi, keputusan ini dibuat dengan mempertimbangkan keputusan bersama empat menteri. Dalam aturan itu disebutkan bahwa untuk daerah yang belum masuk zona hijau, kegiatan belajar masih dilakukan jarak jauh atau secara online.

“Atas keputusan itu, kita tetapkan bahwa anak-anak kita akan tetap belajar dari rumah, sampai ada kebijakan baru dari pusat,” ujarnya.

Sementara itu, Kepala Dinas Pendidikan (Disdik) Kota Batam, Hendri Arulan mengatakan, pada dasarnya sekolah-sekolah sudah siap untuk melanjutkan kegiatan belajar daring. Sistemnya sama seperti yang sudah dijalankan sejak Maret lalu.

“Pelaksanaannya disesuaikan dengan kemampuan orangtua dan sarana prasarana sekolah. Kalau bisa dengan zoom (aplikasi video conference) pakai zoom meeting. Kalau tidak, penugasan melalui WhatsApp grup juga bisa. Tergantung kesepakatan orangtua siswa dan sekolah. Yang penting kegiatan belajar mengajar tetap berjalan,” kata Hendri.

Ia berharap para orangtua siswa bersabar dan dapat memahami bahwa kebijakan ini diberlakukan semata-mata demi kebaikan bersama.

Baca Juga :
DPRD Batam Minta Sekolah Swasta Beri Keringanan SPP

Dari Jakarta, Menteri Pendidikan dan Kebudayaan Nadiem Makarim mengingatkan sekolah agar tidak memaksa muridnya untuk belajar tatap muka di sekolah di masa pandemi Covid-19.

Nadiem menujukan peringatannya itu kepada sekolah-sekolah yang akan kembali melaksanakan kegiatan belajar mengajar (KBM) secara tatap muka langsung pada Senin (13/7/20).

“Sekolah harus fleksibel. Jika ada orangtua murid yang masih khawatir anaknya masuk kembali ke sekolah, mereka bisa memilih belajar di rumah dan sekolah harus tetap melayani serta memberikan pendidikan mata pelajaran bisa melalui daring atau online,” katanya di Sukabumi, Jawa Barat, Rabu (8/7/20) seperti dilansir dari Tempo.

*****

Penulis : Ali Mhd

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar Anda!
Silakan masukkan nama Anda di sin