Home Kepulauan Riau Sekda Natuna Ikuti Acara Penyerahan Sertifikat Tanah oleh Presiden Jokowi

Sekda Natuna Ikuti Acara Penyerahan Sertifikat Tanah oleh Presiden Jokowi

34
Natuna
Himbauan Pemprov Kepri

Ikuti kami di Google Berita

Barakata.id, Natuna – Sekretaris Daerah (Sekda) Natuna, Hendra Kusuma didampingi sejumlah anggotta Forum Komunikasi Pimpinan Daerah (FKPD) dan perwakilan masyarakat penerima sertifikat tanah mengikuti acara penyerahan sertifikat tanah oleh Presiden Joko Widodo (Jokowi). Sekda Natuna mengikuti acara itu secara virtual dari Ruang Vidcon Lantai II, Kantor Bupati Natuna, Jalan Batu Sisir Bukit Arai, Ranai, Senin (9/11/20) siang.

Turut hadir di acara itu sejumlah pejabat negara di antaranya Menteri Agraria dan Tata Ruang/Badan Pertanahan Nasional, Ketua Komisi II DPR RI, gubernur, bupati dan wali kota, Kepala Kantor Pertanahan dan perwakilan masyarakat penerima sertifikat tanah.


Pada kesempatan itu, Presiden Jokowi mengaku telah mengintruksikan Kementerian Agraria Tata Ruang/Badan Pertanahan Nasional (ATR/BPN) untuk memangkas birokrasi yang menyulitkan warga mendapatkan hak sertifikat tanah sejak beberapa tahun terakhir.

Pada 2015 lalu, pemerintah hanya mengeluarkan 500 ribu sertifikat tanah kepada warga. Saat itu, Presiden Jokowi mulai memerintahkan agar birokrasi disederhanakan dan dilakukan secara efektif, supaya warga lebih mudah mendapatkan sertifikat tanah milik mereka.

Kemudian jumlah sertifikat tanah yang dikeluarkan Kementerian ATR/BPN meningkat hingga dua kali lipat menjadi 1,1 juta pada 2016.

“Tahun ini sebetulnya pemerintah pusat menargetkan 10 juta sertifikat, tetapi karena adanya pandemi Covid-19, kemungkinan ada hambatan di lapangan maupun pelaksanaan teknis administrasi, jadi diturunkan dari 10 juta jadi 7 juta,” katanya.

Presiden menargetkan pada 2025 mendatang, seluruh bidang tanah di Indonesia harus memiliki sertifikat, termasuk rumah ibadah.

Baca Juga :

Menteri Agraria dan Tata Ruang/Badan Pertanahan Nasional, Sofyan A Djalil menyampaikan, Kementrian ATR/BPN telah menerbitkan 6,5 juta sertifikat tanah sepanjang tahun 2020 ini.

Jumlah itu berbeda tipis dari target yang telah ditetapkan sebelumnya. Awalnya target penerbitan sertifikat tanah di tahun ini mencapai 7,37 juta sertifikat, tapi realisasinya agak terhambat karena adanya pandemi Covid-19.

Sofyan mengatakan pemberian sertifikat di tengah pandemi Covid-19 membantu masyarakat agar dapat digunakan sebagai jaminan bagi mengakses pinjaman untuk permodalan.

“Saat ini Kementerian ATR/BPN telah bertransformasi ke dalam sektor digital untuk penerbitan sertifikat tanah. Hal ini membuat penerbitan sertifikat tanah dapat dilakukan lebih cepat,” kata dia.

Terdapat empat layanan digital yang telah dioperasikan oleh Kementerian ATR/BPN. Antara lain adalah hak tanggungan, layanan informasi, zona nilai tanah, serta surat keterangan pendaftaran tanah dan informasi bidang.

Melalui empat layanan elektronik ini telah mengurangi antrian hampir 40% di kantor-kantor pertanahan.

Pada kesempatan itu Presiden Joko Widodo membagikan sertifikat tanah kepada satu juta warga di 31 provinsi dan 201 kabupaten/kota seluruh Indonesia, yang dilakukan secara virtual dari Istana Negara.

Sertifikat tanah itu diserahkan secara simbolis kepada beberapa perwakilan warga penerima sertifikat yang datang ke Istana Negara, dengan menerapkan protokol kesehatan ketat.

*****

(ADV)

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar Anda!
Silakan masukkan nama Anda di sin