Home Kepulauan Riau Sekda Kepri: Pandemi Bukan Alasan bagi PNS untuk Malas Kerja

Sekda Kepri: Pandemi Bukan Alasan bagi PNS untuk Malas Kerja

23
Sekda Kepri
Sekda Kepri TS Arif Fadillah memimpin Apel pagi di halaman kantor Gubernur Kepri, Dompak, Tanjungpinang, Senin (18/1/21). (F: barakata.id/ist)
Himbauan Pemprov Kepri

Barakata.id, Tanjungpinang – Sekretaris Daerah (Sekda) Provinsi Kepri TS Arif Fadilah mengingatkan para PNS tidak menjadikan pandemi Covid-19 sebagai alasan untuk bermalas-malasan. Pegawai pemerintah harus tetap memiliki etos kerja yang tinggi dalam melayani masyarakat.

“Intinya jangan jadikan pandemi Covid-19 membuat kita tak mau bergerak dan semakin malas, tolong teman-teman OPD agar memantau stafnya untuk mendorong dengan tetap mengikuti protokol Covid-19,” ujar Arif saat menjadi Pembina Apel Pagi di lingkungan Pemerintah Provinsi Kepulauan Riau di halaman Kantor Gubernur Dompak, Tanjungpinang, Senin (18/1/21).


Arif mengatakan, saat ini Kepri dan Indonesia umumnya, masih dalam situasi pandemi Covid-19. Di Kepri pun masih ada penambahan kasus orang terpapar virus corona, meski jumlahnya tidak begitu signifikan.

Baca Juga :

Ia menyebutkan, vaksin Covid-19 sudah ada dan sudah mulai disuntikkan ke masyarakat. Menurut dia, ada tiga cara untuk mengendali pandemi tersebut yang pertama vaksinasi supaya imun kuat, kedua terpapar Covid-19 dengan jaminan Covid-19 ringan, sedang dan berat.

Pada kesempatan itu, Sekda Kepri juga meminta agar PNS menghindari berita-berita hoax dalam memberikan sosialisasi ke masyarakat. Dengan demikian diharapkan program vaksinasi tersebut yang ditargetkan oleh Presiden RI dalam satu tahun tersebut selesai pelaksanaannya.

“Cara mengendalikan Covid-19 itu solusinya yang pas itu adalah vaksinasi, karena vaksin sudah dikaji secara ilmiah dengan sudah banyak diuji coba dan sudah diakaui MUI dan BPOM. Supaya kita sudah kebal dengan Covid-19 dan Insha Allah ekonomi akan meningkat,” ungkap Arif.

Baca Juga :

Lebih lanjut, Arif menjelaskan sekarang sudah dihadapkan awal tahun 2021, denyut ekonomi Provinsi Kepulauan Riau ditengah pandemi Covid-19 ini perlu bergerak dan tidak mungkin didiamkan atau tidak dijalankan.

“Kita harapkan teman-teman OPD sudah mulai bergerak, karena DPA sudah diterbitkan dan memang APBD sudah disahkan pada bulan November dan pada akhir bulan Desember sudah dijadikan Perda,” terangnya.

Arif ingin proyek-proyek strategis segera ditenderkan sehingga roda perekonomian bisa berjalan. Karena dengan APBD yang sudah berjalan, diharapkan bisa mendongkrak perekonomian masyarakat.

*****

Editor : YB Trisna

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar Anda!
Silakan masukkan nama Anda di sin