Home Kepulauan Riau Batam Sebar Berita Hoax tentang Jokowi, Pria di Tanjungpinang Ditangkap

Sebar Berita Hoax tentang Jokowi, Pria di Tanjungpinang Ditangkap

47
Berita Hoax Jokowi
Pelaku penyebar berita hoax tentang Presiden Jokowi ditangkap Ditreskrimsus Polda Kepri, Rabu (12/5/2021). F: Barakata.id / ist
Himbauan Pemprov Kepri

Ikuti kami di Google Berita

Barakata.id, Batam – Tim Opsnal Subdit V Siber Ditreskrimsus Polda Kepri menangkap MK, pria dari Kota Tanjungpinang, Kepri. Pria itu merupakan pelaku penyebaran berita Hoax dan Sara melalui media sosial Twitter tentang Presiden Jokowi.

Hal ini disampaikan Kabid Humas Polda Kepri Kombes Pol Harry Goldenhardt S., S.IK., M.Si didampingi Dir Reskrimsus Polda Kepri Kombes Pol Teguh Widodo, S.IK. Rabu (12/5/21).


Kabid Humas Polda Kepri mengatakan, penangkapan terhadap pelaku diduga melakukan berita hoax berinisial MK berdasarkan Laporan Polisi nomor : LP-A/42/V/2021/SPKT-KEPRI, tanggal 12 Mei 2021.

Baca juga:

“Kronologis kejadian berawal dari pelaku yang membuat postingan berupa konten dan diunggah pada tanggal 8 Mei 2021, jam15.43 WIB oleh akun twitter pelaku Inisial MK dengan nama akun @MustafaKamalN13,” kata Harry.

“Diketahui juga bahwa akun twitter tersebut baru dibuat pada bulan Maret 2021,” ungkap Kabid Humas Polda Kepri.

Pelaku penyebar berita hoax ditangkap Ditriskrimsus Polda Kepri. F: Barakata.id/humas Polda Kepri.

Kabid Humas menambahkan, dalam unggahan pelaku membagikan dan menyebarkan berita hoax serta berbau sara tentang Presiden Republik Indonesia Joko Widodo (Jokowi).

Baca juga:

Mengetahui hal tersebut, tim teknis Subdit V Siber Ditreskrimsus Polda Kepri melakukan penyelidikan hingga pada 12 Mei 2021 sekitar pukul 13:00 WIB pelaku berhasil diamankan di Supermarket Bintan 21 Tanjungpinang, Kepri.

Selanjutnya, pelaku dibawa Ke Mapolda Kepri di Nongsa, Batam, untuk pemeriksaan lebih lanjut.

Barang bukti yang turut diamankan polisi dari pelaku berupa 1 unit handphone, SIM Card, akun Twitter atas nama Tiger Andalas milik pelaku dan Kartu Identitas diri pelaku.

Baca juga:

“Tim terus melakukan pemeriksaan terhadap pelaku,” ujar Kabid Humas Polda Kepri.

Harry mengatakan, atas perbuatannya menyebarkan berita hoax tentang Presiden Jokowi, pelaku dapat diterapkan Pasal 45A ayat 2 Undang-Undang Republik Indonesia Nomor 19 tahun 2016 tentang Perubahan atas Undang-Undang Republik Indonesia Nomor 11 tahun 2008 tentang Informasi dan Transaksi Elektronik jo Pasal 28 ayat 2 Undang-Undang Republik Indonesia Nomor 11 tahun 2008 tentang Informasi dan Transaksi Elektronik dan atau pasal 14 ayat 2 UU RI Nomor 1 tahun 1946 tentang Peraturan Hukum Pidana.

*****

Editor: Ali Mhd

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar Anda!
Silakan masukkan nama Anda di sin