Home Warta Ekonomi

Saran Jeff Bezos Agar Sukses dalam Bisnis

139
Jeff Bezos (F: Businessinsider.com)

Barakata.id, Batam – Siapa yang tak mengenal Jeff Bezos? Pendiri Amazon itu saat ini tercatat sebagai orang terkaya di dunia.

Total kekayaan Jeff Bezos saat ini mencapai 116 miliar dollar Aerika Serikat (AS). Ia mengawali usahanya dengan membuka toko buku online di garasi rumah pada tahun 1994.

Berkat kegigihan dan kepintarannya dalam berbisnis, kini usahanya memiliki kapitalisasi pasar lebih dari 900 miliar dollar AS.

Jeff Bezos mengaku banyak mengambil pelajaran dalam perjalanan bisnisnya. Ia lalu mengetahui, hal-hal apa saja yang diperlukan seseorang agar sukses menjalankan bisnis.

Baca Juga : Kunci Agar Perempuan Sukses dalam Berbisnis

Sepanjang perjalanan bisnisnya, Bezos Seperti dikutip dari CNBC, Jumat (28/6/19), berikut beberapa saran utama Jeff Bezos tentang menjadi orang yang sukses berbisnis:

Punya hasrat untuk menang

Jeff Bezos percaya, mengikuti hasrat diri dalam berbisnis akan menciptakan pengusaha yang sukses. Bahkan, ia mengatakan seseorang yang mengikuti hasrat adalah orang yang peduli untuk menang.

“Kau harus pumya gairah terhadap apa yang ingin kau kembangkan. karena jika tidak, Anda akan bersaing dengan mereka yang memiliki hasrat untuk itu, dan mereka akan membangun produk dan layanan yang lebih baik,” kata Bezos.

Dia menambahkan, penting bagi wirausaha untuk menjadi seorang yang seperti misionaris. Sebab, wirausaha tidak bisa hanya menjadi tentara bayaran.

Maksudnya, Anda harus bermotivasi tentang misi, bukan bermotivasi tentang

Menurut Bezos, misionaris mampu membangun produk dan layanan yang lebih baik, mereka selalu menang. Sedangkan tentara bayaran hanya berusaha menghasilkan uang.

“Secara paradoks, para misionaris pada akhirnya selalu berhasil menghasilkan lebih banyak uang,” ucapnya. 

Mau mengambil risiko dan berani menghadapi kegagalan

Jika Anda ingin sukses dalam berbisnis, kata Bezos, Anda juga harus mau mengambil risiko. Meski akhirnya risiko itu menciptakan kegagalan. 

“Anda harus menerima ide bisnis yang mungkin tidak berhasil. Anggap itu sebuah eksperimen gagal. Tentu saja, kegagalan itu tak jadi masalah,” kata dia.

Bezos memang dikenal sebagai pebisnis yang berani mengambil langkah. Tahun 2005, Bezos meluncurkan Amazon Prime dengan biaya 79 dollar AS per tahun.

Baca Juga : Bisakah Bisnis Coffee Shop dengan Modal Rp5 Juta Saja?

Orang-orang bersikap skeptis terhadapnya dan menganggap ia tak akan mendapat pelanggan dengan biaya sebesar itu. Tapi ternyata,pada April 2018 layanan ini memiliki 100 juta pelanggan di seluruh dunia. 

Meski Amazon Prime disambut baik oleh pelanggannya, Bezos seringkali mengalami kegagalan. Penutupan restoran Amazon pada 24 Juni dan kemerosotan kios pop-up Amazon baru-baru ini merupakan kegagalan yang pernah dialaminya.

Menurut Bezos, ukuran risiko dan kegagalan perlu tumbuh bersamaan dengan tumbuhnya perusahaan. 

“Kita perlu kegagalan besar jika kita akan menggerakkan perusahaan, yakni kegagalan dalam skala miliaran dolar. Jika tidak, kita tak akan cukup kuat,” katanya.

Mau mengubah pola pikir

Jeff Bezos telah belajar berinteraksi dengan orang yang paling berpengaruh di dunia. Dari situ, ia dapat menyimpulkan orang-orang yang biasanya memperbaiki keadaan adalah mereka yang paling banyak mendengarkan dan paling sering berubah pikiran. 

“Mereka memiliki kumpulan data yang sama dengan yang dimiliki di awal, tetapi mereka terus menganalisanya sepanjang waktu hingga akhirnya sampai pada kesimpulan baru dan berubah pikiran,” kata Bezos.

Bahkan, lanjut Bezos, orang-orang yang sukses dalam bisnis adalah orang yang mengenali keyakinan atau visi yang mereka pegang dan mencari bukti yang membuat mereka tidak yakin.

“Orang-orang yang menang biasanya telah bekerja keras untuk mengenali keyakinan yang mereka pegang dan secara aktif mencoba mencari bukti yang membuat mereka tidak yakin”, katanya.

*****

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar Anda!
Silakan masukkan nama Anda di sin