Home Kepulauan Riau Batam Safari Ramadan Dimulai, Perdana di Pulau Pecong dan Kasu

Safari Ramadan Dimulai, Perdana di Pulau Pecong dan Kasu

3
Safari Ramadan
Wali Kota Batam Muhammad Rudi dan rombongan yang terdiri dari Kepala OPD Pemko Batam Safari Ramadan ke Kecamatan Belakangpadang, Rabu (14/4/21). (F: Barakata.id/Ist)
Himbauan Pemprov Kepri

Barakata.id, Batam- Seperti biasanya, tahun ini Wali Kota Batam Muhammad Rudi juga melakukan Safari Ramadan. Kali ini kegiatan tersebut dimulai di Belakangpadang tepatnya di Pulau Pecong dan Pulau Kasu, Rabu (14/4/21).

Safari Ramadan perdana ini cukup ramai. Para pimpinan OPD Pemerintah Kota (Pemko) Batam turut hadir di antaranya Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika (Kominfo) Azril Apriansyah, Kepala Dinas Cipta Karya dan Tata Ruang (CKTR) Suhar dan Kepala Satpol Batam Salim.

Kemudian juga ada Kepala Dinas Pemuda dan Olahraga (Dispora) Said Khaidar, Kepala Dinas Pendidikan (Disdik) Hendri Arulan, Kepala Badan Pengelolaan Pajak dan Retribusi Daerah (BP2RD) Raja Azmansyah, Inspektorat Kota Batam Hendriana Gustini juga pejabat-pejabat lainnya.

Baca Juga:

Rombongan itu memulai kegiatan dengan buka puasa bersama di Masjid At Taqwa di Kelurahan Pecong. Kemudian disambung tarawih di Masjid Al Amin di Kelurahan Kasu.

Pemko Batam menyalurkan bantuan pembagunan kepada kedua masjid. Masing-masing sebesar Rp50 juta.

Dalam kesempatan itu, masyarakat menyampaikan sejumlah harapan terkait pembangunan. Mendengar harapan masyarakat, Rudi mengatakan saat ini Batam terus berbenah. Pembangunan digesa untuk mewujudka ekonomi Batam yang lebih baik.

Salah satu yang terus dilanjutkan adalan pembangunan jalan hingga ke kelurahan.

“Salah satunya melalui PIK (Percepatan Infrastruktur Kelurahan) yang kini namanya berganti PSPK,” ucap Rudi.

Diakui masyarakat, pembangunan model PIK sangat bagus dan manfaatnya langsung dapat dirasakan. Rudi mengatakan tahun ini data PIK sebesar Rp2,050 miliar per kelurahan, rinciannya Rp1,7 miliar dari APBD Batam dan Rp350 juta dari pemerintah pusat.

“Tahun depan saya targetkan menjadi Rp2,5 miliar per kelurahan,” ujarnya.

Baca Juga:

Di masa kepemimpinnya di periode kedua ini, Rudi memang memprioritaskan infrastruktur. Sebab, dengan begitu investor akan nyaman berada di Batam.

“Tunggu waktunya, mudah-mudahan 2023 sudah mulai nampak semua. Untuk mengembalikan ekonomi, kita membutuhkan investasi. Maka infrastruktur harus layak,” ujarnya.

Di dua tempat yang dikunjungi Rudi juga meminta masyarakat tidak abai terhadap protokol kesehatan. Sebab targetnya Batam bebas Covid-19 di Desember 2021.

***

Editor: Asrul R

Advertisement
SebelumnyaKasus Positif di Batam Melonjak, Zona Merah di 7 Kecamatan
SelanjutnyaPansus LKPJ Wali Kota Batam Sorot Data Penerima Bantuan Sembako Covid-19