Home Kepulauan Riau

Rumah Terdampak Perbaikan Drainase Diganti ‘Untung’

Perbaikan Drainase
Musrenbang di Kelurahan Baloi Permai, Senin (8/2/21). (F: Humas Pemko Batam)

Barakata.id- Wali Kota Batam Muhammad Rudi mengatakan Pemerintah Kota (Pemko) Batam akan melakukan perbaikan drainase. Hal itu merupakan salah satu upaya dalam penanganan banjir di Batam.

Salah satu kelurahan yang drainasenya diperbaiki adalah di Kelurahan Baloi Permai. Hal itu diungkapkan Rudi dalam Musyawarah Rencana Pembangunan (Musrenbang) tingkat Kelurahan Baloi Permai, di Mega Lengeda 2, Batam Kota, Senin (8/2/21) malam.

Ungkapan Rudi itu keluar setelah warga Baloi Permai mengusulkan 40 program prioritas untuk 2022. Di antara program yang diusulkan itu adalah terkait penanganan banjir.

Baca Juga:

Rudi mendukung usulan warga terkait penanganan banjir. Bahkan hal itu menjadi prioritasnya.

“Sekarang kita lagi mendesain secara keseluruhan se-Kota Batam dalam menangani banjir,” ujar Rudi.

Saat ini desain terkait penanganan banjir sedang disusun. Akhir tahun nanti akan disampaikan hasilnya. Rudi berharap dengan adanya desain itu penanganan banjir di Batam menjadi mudah.

Nantinya semua drainase akan terhubung dan didesain menyesuaikan kondisi lahan di Batam. Sehingga jika ada yang harus terdampak akan diganti ‘untung’, bukan diganti rugi. Pemaknaan diganti untung menunjukkan, masyarakat akan tetap untung dengan penggantian yang diberikan Pemko Batam jika rumahnya terdampak pembangunan drainase.

“Ini harus didukung semua lapisan masyarakat kalau mau permasalahan banjir ini benar-benar selesai,” kata dia.

Usulan masyarakat Baloi memang mayoritas pembangunan drainase. Oleh karena itu, Rudi mengklaim usulan itu menjadi keinginan warga untuk menuntaskan permasalahan banjir di wilayah tersebut.

“Permasalahan banjir ini menjadi prioritas kita bersama. Bahkan, banjir jadi ancaman di sejumlah daerah di Indonesia,” kata Rudi.

Selain soal banjir, Rudi juga menyampaikan rencana pembangunan infrastruktur di Batam. Infrastruktur yang akan dibangun diantaranya jalan, bandara, pelabuhan, drainase dan sebagainya.

“Kalau ada bangunan yang harus digeser, harus legawa. Ini demi pembangunan Batam lebih baik lagi,” kata dia.

Baca Juga:

Sementara itu, Lurah Baloi Permai, Raja Fadiel mengatakan, sejumlah program terkait pembangunan drainase yang diusulkan diantaranya pembangunan drainase di Ruko Legenda Malaka sepanjang 1,6 kilometer.

Kemudian drainase di Taman Legenda Bali sepanjang 270 meter. Kemudian semenisasi di Puri Legenda seanjang 4,8 kilometer, selain itu juga semenisasi di Legenda Malaka sepanjang 580 meter, dan di Bida Asri sepanjang 600 meter.

“Urutan dalam usulan tersebut sudah menjadi urutan prioritas yang nantinya akan dibahas pada Musrenbang tingkat Kecamatan, hingga tingkat Kota,” kata Raja Fadiel.

***

Editor: Asrul R

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar Anda!
Silakan masukkan nama Anda di sin