Home Kepulauan Riau Batam Rudi Optimistis Target vaksinasi 70 Persen Batam Tercapai di 16 Agustus

Rudi Optimistis Target vaksinasi 70 Persen Batam Tercapai di 16 Agustus

179
Target Vaksinasi Batam Tercapai
Wali Kota Batam Muhammad Rudi dan Gubernur Kepri Ansar Ahmad mendampingi Wakapolri Komjen Gatot Eddy Pramono meninjau Posko PPKM di Batam, Senin (9/8/21). (F: Humas Pemko Batam)
Himbauan Pemprov Kepri

Ikuti kami di Google Berita

Barakata.id, Batam- Wali Kota Batam Muhammad Rudi optimistis target vaksinasi 70 persen tercapai di 16 Agustus 2021. Rudi mengatakan masyarakat Batam sangat antusias ingin divaksin. Sehingga pencapaian vaksinasi per hari akan terus meningkat.

“Sampai tanggal 8 Agustus, sudah 62,48 persen. Kami yakin, pada 16 Agustus nanti sudah mencapai 70 persen,” kata Rudi usai meninjau vaksinasi di Vihara Buddha Maha Vihara Duta Maitreya, Senin (9/8/21).


Sebelumnya, Rudi juga mendampingi Wakapolri, Komjen Gatot Eddy Pramono, meninjau Posko PPKM di Mega Legenda, Batam Kota.

Baca Juga:

Data Pemerintah Kota (Pemko) Kota Batam, dari total sasaran vaksinasi sebanyak 907.317 orang, sudah 556.885 orang yang divaksin. Kemudian, stok vaksin di Batam dari total 83.216 vial, sudah digunakan 74.339 vial dan sisa 8.874 vial.

“Penyuntikan vaksin akan terus dilaksanakan hingga masyarakat tak perlu khawatir tidak mendapat vaksin,” kata Rudi.

Terkait stok vaksin, Pemko Batam akan terus meminta kepada Pemerintah Provinsi (Pemrov) Kepri untuk memprioritaskan Kota Batam. Alasannya mayoritas warga Kepri berada di Batam.

“Batam lokomotif ekonomi Kepri, saya rasa Batam didahulukan. Kalau ada dari Pusat diminta dibagi secara proporsional,” katanya.

Kepada masyarakat yang telah divaksin, Rudi meminta untuk tetap menerapkan protokol kesehatan dengan ketat. Sebab, vaksin hanya meningkatkan imun tubuh dalam melawan Covid-19. Setelah divaksin bukan berarti tubuh langsung kebal virus Corona.

“Protokol kesehatan tak boleh kendor. Pakai masker, jaga jarak, cuci tangan, hindari kerumunan, dan kurangi mobilitas,” katanya.

Baca Juga:

Selain menerapkan protokol kesehatan dan memastikan target vaksinasi tercapai, penanganan Covid-19 di Batam juga dilakukan dengan 3T yakni testing (pemeriksaan dini), tracing (pelacakan) dan treatment (perawatan).

Rudi juga mengatakan untuk perawatan diminta untuk tak isolasi mandiri di rumah. Melainkan dikumpulkan di Asrama Haji agar lebih terpantau.

“Untuk perawatan, tidak ada lagi yang isolasi mandiri, semua harus menjalani isolasi terpusat di Asrama Haji,” katanya.

***

Editor: Asrul R

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar Anda!
Silakan masukkan nama Anda di sin