Beranda Kepulauan Riau Batam

Retribusi Parkir Jauh Dari Target, DPRD Batam Akan Panggil Dishub

8
0
Dishub Batam
Anggota DPRD Batam, Hendra Asman
- Advertisement -
DPRD Batam

Barakata.id, Batam – Dinas Perhubungan (Dishub) Kota Batam terus menjadi sorotan masyarakat, termasuk dari Anggota DPRD Kota Batam. Hal itu terkait kebijakan penyesuaian tarif parkir.

Apalagi, kebijakan tersebut sampai sekarang ternyata belum berdampak signifikan terhadap pendapatan retribusi daerah. Karena itu, DPRD Batam pun akan memanggil pimpinan Dishub Batam untuk meminta penjelasan.

- Advertisement -

“Kami akan agendakan pertemuan dengan Dishub. Dalam waktu dekat kami panggil terkait ini,” kata Anggota Komisi II DPRD Kota Batam, Hendra Asman, Selasa (21/5/24).

Ia mengatakan, salah satu hal yang diharapkan saat usulan penyesuaian tarif adalah ada peningkatan pendapatan asli daerah (PAD). Namun hingga kini belum ada pergerakan siginifikan akan hasilnya.

“Hasil sementara belum ada kami dapat. Namun informasinya memang belum siginifikan. Jadi kalau belum kami ingin tahu. Apa yang harus dievaluasi dalam penerapan tarif baru ini,” kata legislator Partai Golkar itu.

BACA JUGA : Ketua DPRD Batam Senang Pemko Kembalikan Waktu Drop Off Parkir 15 Menit

Hendra mengatakan, penerapan tarif parkir sudah berjalan lima bulan, dan sudah hampir menuju semester pertama. Persoalan karcis masih jadi sorotan. Untuk itu, perlu sekali rasanya Dishub untuk menjelaskan perkembangan terkini.

“Termasuk juga soal parkir berlangganan yang mereka gaungkan. Belum ada juga langkah nyata dari mereka,” katanya.

Sementara itu penerimaan retribusi tepi jalan berdasarkan halaman siependabatam.go.id capaian penerimaan daerah dari retribusi parkir tepi jalan baru mencapai Rp3,2 miliar atau 21 persen dari target Rp15 miliar.

“Pekan depan lah kami agendakan ya, saya sudah laporkan ke ketua komisi soal ini. Jadi setelah pertemuan baru bisa diketahui, kendala apa yang dihadapi Dishub,” tutur Fraksi Golkar ini. (bar)

- Advertisement -