Home Nusantara Rembug Nasional, Wamenhan RI: Tugas Bela Negara Bukan Hanya Tugas TNI

Rembug Nasional, Wamenhan RI: Tugas Bela Negara Bukan Hanya Tugas TNI

33
Wamenhan RI
Sekretaris Jenderal (Sekjen) Kementerian Pertahanan RI Marsdya TNI Donny Ermawan Taufanto, M.D.S., menyampaikan sambutan tertulis Wamenhan RI, M. Herindra dalam acara penutupan Rembug Nasional Bela Negara, Kamis (25/3/2021). F: Barakata.id / biro humas setjen kemhan
Himbauan Pemprov Kepri

Ikuti kami di Google Berita

Barakata.id, Jakarta – Wakil Menteri Pertahanan (Wamenhan) RI, M. Herindra menyatakan tugas bela negara bukan hanya tugas TNI dan Kementerian Pertahanan semata, namun bela negara merupakan tugas dan kewajiban semua pihak sebagai warga negara lndonesia, dengan cara menjalankan tugas dan tanggung jawab  sesuai peran dan profesi masing-masing.

Hal ini disampaikan Wamenhan dalam sambutan tertulisnya yang dibacakan Sekretaris Jenderal (Sekjen) Kementerian Pertahanan RI Marsdya TNI Donny Ermawan Taufanto, M.D.S., dalam acara penutupan Rembug Nasional Bela Negara yang diselenggarakan oleh Direktorat Bela Negara Ditjen Pothan Kemhan di Jakarta, Kamis (25/3/2021) dikutip dari laman resmi Kemhan.


Seperti diketahui, rembug Nasional Tahun Anggaran 2021 dengan tema “Rembug Nasional Menyatukan Persepsi dan Optimalisasi Program Nasional Bela Negara Dalam Rangka Membangun Sinergi dan Sinkronisasi Program Kebijakan PKBN Secara Masif dan Berkesinambungan” yang diselenggarakan selama dua hari dan diikuti 208 peserta terdiri dari perwakilan Kementerian/Lembaga, Instansi Pemerintah Daerah terkait, TNI dan Polri.

Baca juga: 

“Pedomani dan sosialisasikan kebijakan terkait dengan Bela Negara yaitu Undang-Undang Nomor 23 Tahun 2019 tentang Pengelolaan Sumber Daya Nasional untuk Pertahanan Negara” tegas Wamenhan yang disampaikan Sekjen Kemhan.

Dalam sambutan tertulis tersebut, Wamenhan  menekankan kepada para peserta untuk melaksanakan Pembinaan Kesadaran Bela Negara (PKBN) di seluruh warga negara baik di lingkup pekerjaan, masyarakat dan pendidikan secara gencar dan masif serta membangun sinergitas antar kementerian dan lembaga serta pemerintah daerah dalam melaksanakan Pembinaan Kesadaran Bela Negara (PKBN) sebagai Program Nasional.

Wamenhan mengharapkan, penjelasan terkait Program Nasional Bela Negara (PKBN) dari para narasumber, baik dari tataran kebijakan, perundang – undangan sampai implementasi dalam lingkup pekerjaan, masyarakat dan pendidikan.

Baca juga: 

Hal tersebut tentunya semakin meningkatkan pemahaman masyarakat tentang apa itu bela negara. Tentu akan berdampak  pada persamaan persepsi dalam meyelenggarakan PKBN dan penyebarluasan nilai-nilai bela negara itu sendiri.

“Dengan demikian, pola pikir, pola sikap dan pola tindak yang mencerminkan nilai-nilai Bela Negara akan tertanam di setiap warga negara lndonesia,” pungkasny.

******

Editor: Ali Mhd

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar Anda!
Silakan masukkan nama Anda di sin