Home Warta Rayakan Hari Nyepi dengan Prokes, Umat Hindu Indonesia Mendapat Apresiasi dari Presiden

Rayakan Hari Nyepi dengan Prokes, Umat Hindu Indonesia Mendapat Apresiasi dari Presiden

80
Presiden RI Joko Widodo
Himbauan Pemprov Kepri

Ikuti kami di Google Berita

Barakata.id, Jakarta – Presiden Joko Widodo mengucapkan selamat hari raya Nyepi bagi umat Hindu di seluruh Indonesia melalui siaran YouTube Sekretariat Presiden, Sabtu (27/3/2021).

Kemudian, Presiden juga mengapresiasi pelaksanaan peringatan Dharma Santi Nasional Hari Suci Nyepi Tahun Baru Saka 1943, di Candi Prambanan, Yogyakarta yang tetap di laksanakan secara protokoler kesehatan (Prokes).


“Atas nama pemerintah dan pribadi, saya menyampaikan selamat Hari Suci Nyepi Tahun Baru Saka 1943 kepada umat Hindu di seluruh Tanah Air Indonesia,” ucapnya.

Baca juga : Bupati Natuna Hadiri Upacara Hari Kesaktian Pancasila Bersama Presiden Jokowi

Jokowi menyebutkan, hal itu selaras dengan nilai-nilai Nyepi itu sendiri yang menuntun umat Hindu melaksanakan Catur Brata Penyepian.

Kata dia, nilai-nilai tersebut meliputi amati geni (tidak menghidupkan api), amati karya (tidak bekerja), amati lelungan (tidak bepergian), dan amati lelanguan (tidak bersenang-senang).

“Dengan menjalankan rangkaian Nyepi ini umat Hindu memberikan jeda waktu kepada alam semesta untuk menata kembali keseimbangannya, memuliakan alam, juga memuliakan harkat dan martabat kemanusiaan kita,” urai Presiden.

Baca juga : Jokowi Ucapkan Selamat Imlek, Semoga Dijauhkan dari Penyakit dan Bencana

Selanjutnya, Kepala Negara itu menjelaskan, dalam menjalankan ajaran dharma, umat Hindu di Indonesia selalu hormat menghormati dan hidup rukun diantara umat beragama.

Disamping itu, ia juga mengatakan, umat Hindu di Indonesia juga selalu menjaga adat istiadat budaya bangsa, serta senantiasa menjaga warisan budaya bangsa yang tersebar di seluruh Indonesia.

“Contohnya, Candi Prambanan yang telah mendapat pengakuan dari UNESCO sebagai situs warisan dunia telah membuktikan keunggulan bangsa kita di masa lalu dengan ke indahan relif-relifnya,” tutur Presiden.

Kata Presiden, candi Prambanan juga berdampingan dengan Candi Sewu yang bercorak Buddha. Sehingga, menurutnya, toleransi antar umat beragama sudah menjadi keseharian bangsa Indonesia sejak dulu.

“Bhinneka Tunggal Ika merupaka DNA bangsa Indonesia. Warisan bersejarah ini sangat potensial untuk dikembangkan dan dimanfaatkan untuk kemajuan bangsa sebagai sumber pembelajaran nilai luhur bangsa.”

“Hal itu juga untuk kemajuan riset dan ilmu pengetahuan dan dapat dikembangkan, dikemas secara profesional sebagai tujuan destinasi wisata yang mampu menarik lebih banyak wisatawan domestik dan mancanegara,” tandas Jokowi di kutip dari kompas.

Baca juga : Polwan Cantik Marselina Rayakan Imlek, Doakan Semuanya Sehat

Terakhir, Kepala Negara mengajak seluruh umat Hindu di Indonesia untuk menjadikan peringatan Nyepi tahun ini sebagai momentum introspeksi diri sehingga dapat memberikan dampak positif bagi kehidupan dan keseharian.

“Saya mengajak umat Hindu di seluruh Tanah Air menjadikan peringatan Nyepi tahun ini menjadi momentum untuk introspeksi serta menata kembali sikap dan perilaku kita dalam menjaga keharmonisan dengan alam, dengan sesama, dan dengan Sang Pencipta. Sehingga, pergantian tahun baru Saka ini akan bisa memberikan vibrasi positif bagi kehidupan kita,” Pungkas Presiden mengakhiri pidatonya.

Penulis: Achmad Zunaidi (sumber berita: Biro Pers, Media dan Informasi Sekretariat Presiden).

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar Anda!
Silakan masukkan nama Anda di sin