Home Gaya Kesehatan

Rajin Cuci Tangan untuk Hindari Covid-19, Sudah Benarkah Caranya?

29
Cuci Tangan
Cuci tangan mestinya dilakukan dengan cara yang benar sehingga dapat mencegah Covid-19. (F: Freepik)

Barakata.id- Cuci tangan merupakan salah satu cara untuk menghindari penyebaran Covid-19. Tapi apakah cara mencuci tangannya sudah benar? Ternyata mencuci tangan yang dimaksudkan, tak sekedar membasuh tangan dengan air dan sabun. Tapi ada caranya langkah-langkah yang tepat.

Hal itu diungkapkan Dokter Spesialis Paru di Rumah Sakit Pusat Angkatan Darat (RSPAD) Gatot Soebroto Jakarta dr Dewiyana Andari Kusmana, SpP (K). Menurut dia, selain jaga jarak, menghindari kerumunan dan pakai masker, cuci tangan adalah langkah utama mencegah Covid-19.

Namun, ada yang perlu diperhatikan saat cuci tangan. Sehingga virus atau kuman yang menempel benar-benar hilang. Dokter yang sejak Maret 2020 aktif menangani pasien Covid-19 ini membagi tips mencuci tangan yang benar dalam talkshownya di Media Center BNPB Jakarta, Selasa (6/10/20).

Baca Juga:
Ketahui Waktu Tepat Ajak Anak Cuci Tangan

Pertama, tetesi telapak tangan dengan sabun. Gosok dengan cara memutar sebanyak empat kali. Gerakan memutar ini tujuannya agar sabun menyapu seluruh permukaan tangan hingga bersih.

Kedua, bersihkan punggung tangan dengan gerakan turun naik agar kuman di bagian punggung tangan hilang.

Ketiga, katupkan sela-sela jari tangan. Gosokkan agar kuman yang terselip di lipatan jari-jari bisa hilang, Setelah itu diputar dan digenggam.

Keempat, rekatkan seluruh jari. Posisi ujung kuku berada di atas telapak tangan. Lalu gosokkan satu sama lain. Gerakan ini bertujuan membersihkan kuman yang masuk dalam kuku. Kemudian terakhir bersihkan dan gosok di sekitar ibu jari.

“Cuci tangan seperti itu akan jauh lebih efektif. Terutama membersihkan kuman dan virus di sela-sela kuku,” jelasnya, dikutip dari laman covid-19.go.id, Rabu (7/10/20).

Baca Juga:
Ingat, Ini Cara Hindari Penularan Covid-19 Klaster Keluarga

Selain soal cuci tangan, dr Dewiyana juga menyinggung kebiasaan masyarakat saat pakai masker. Banyak yang keliru pakai masker. Sehingga tidak sesuai fungsinya.

“Masker bukan untuk menutupi dagu atau jenggot, melainkan hidung dan mulut,” ujarnya.

Begitu juga saat berbicara, masker tetap harus digunakan. Sehingga droplet yang tak sengaja keluar tidak menyebar karena tertahan masker.

****

Editor: Asrul R

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar Anda!
Silakan masukkan nama Anda di sin