Home Kepulauan Riau

Puting Beliung Rusak Puluhan Rumah di Piayu Batam, Satu Bocah Tertimpa Plafon

Puting Beliung Batam
Foto Ilustrasi. Angin puting beliung.

Barakata.id, Batam – Angin puting beliung menerjang kawasan Tanjungpiayu, Seibeduk, Kota Batam, Kepulauan Riau (Kepri), Minggu (7/3/21) sekira pukul 12.30 WIB. Akibatnya, puluhan rumah rusak dengan tingkat kerusakan bervariasi.

Beruntung tidak ada korban jiwa dalam kejadian tersebut. Menurut warga, puluhan rumah yang rusak berada di Perumahan Pesona Bukit Laguna RW 16, Tanjungpiayu.

Amar, warga Perumahan Pesona Bukit Laguna mengatakan, puting beliung yang menerjang kawasan Piayu Batam itu hanya sebentar. Namun, dampaknya sangat hebat karena merusak puluhan rumah.

BACA JUGA : Bintan Diterjang Puting Beliung, Belasan Rumah Rusak

”Kurang lebih setengah jam. Selain rumah, satu rumah ibadah juga terdampak,” katanya, dikutip dari Batam Pos, Selasa (9/3/21).

Pria 42 tahun itu mengaku, sedikitnya 26 rumah terkena puting beliung. Angin kencang juga merobohkan beberapa pohon.

”Belum sempat didata. Kalau sudah update (diperbarui) nanti kita kasih tahu,” katanya.

Menurut Amar, sebagian besar rumah warga yang diterjang angin puting beliung, mengalami kerusakan pada bagian atap.

Adapun, kerugian yang ditimbulkan akibat bencana alam ini, ditaksir mencapai puluhan juta rupiah.

”Alhamdulillah, kami sekeluarga tidak apa-apa,” katanya.

Amar mengatakan, angin kencang itu datang dari arah barat. Kencangnya tiupan angin membuat atap rumah warga porak poranda.

”Anginnya sangat kencang sekali. Pada bertebangan diterjang angin,” ujarnya.

BACA JUGA : Cuaca Kepri Lagi Transisi, Waspadai Puting Beliung

Warga lainnya, Risma mengaku, saat kejadian puting beliung itu, ia tidak menyaksikannya secara langsung. Namun, anaknya, Irfan Danial yang berusia 9 tahun dan tengah melaksanakan ibadah salat zuhur di masjid, tiba-tiba pulang sambil menangis.

”Ternyata anak saya kejatuhan reruntuhan plafon masjid di kakinya,” kata dia.

Saat ini, kata Risma, kondisi anaknya sudah membaik. Tapi anaknya itu masih trauma setiap kali ada angin berhembus cukup kencang.

“Alhamdulillah anak tidak apa-apa. Dia cuma syok saja,” tutupnya.

Sebelumnya, Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisikan (BMKG) mengimbau seluruh warga Kepri mewaspadai cuaca yang lagi masuk masa transisi. Angin puting beliung bisa terjadi sewaktu-waktu.

*****

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar Anda!
Silakan masukkan nama Anda di sin