Home Kepulauan Riau Batam

Program Pemko dan BP Batam Dipadukan, Rudi: Kebijakan Jangan Dikadali

Pemko dan BP Batam
Wali Kota Batam dan juga Kepala BP Batam, Muhammad Rudi
Himbauan Pemprov Kepri

Barakata.id, Batam – Program Pemerintah Kota (Pemko) Batam dan Badan Pengusahaan (BP) Batam akan dipadukan dalam Musrenbang tingkat Kota Batam. Pemaduan program pembangunan diprioritaskan di sektor infrastruktur, pelayanan publik, pendidikan hingga kesehatan.

“Mudah-mudahan, dengan Musrenbang ini kita bisa mulai memadukan perencanaan pembangunan Pemko, BP Batam dan Provinsi (Kepulauan Riau/Kepri),” kata Wali Kota Batam, Muhammad Rudi di Batam Centre, Selasa (18/5/21).

Rudi mengakui, perencanaan pembangunan (renbang) yang terpadu akan dilaksanakan dengan harapan dapat mendorong anggaran yang tepat sasaran.

BACA JUGA : Pemko Batam Susun 5 Prioritas Pembangunan untuk 2022

“Supaya anggaran provinsi tepat sasaran. Makanya musrenbang ini menjadi percontohan,” kata dia.

Disebutkan, dalam penyusunan perencanaan dapat dilakukan secara matang. Sehingga target RPJMD tercapai.

“Saya ingin 2024 Batam berubah. Maka kebijakan tidak boleh lagi dikadalin. Kalau infrastruktur ditarget, harus selesai sesuai target,” tegas Rudi yang juga menjabat Kepala BP Batam ini.

Menurut Rudi, dalam membuat kebijakan di RPJMD, pihaknya tidak akan keluar dari visi dan misi-nya dalam pencalonan Wali Kota Batam pada pemilihan kepala daerah lalu. Ia berharap, kebijakan ini dapat mendorong peningkatan perekonomian Batam.

“Dalam menentukan kebijakan, tidak akan lari dari visi dan misi saya sebagai wali kota. Pada tahun 2022, kita akan mengubah ekonomi dari program yang dijalankan 2021,” ujarnya.

Rudi optimistis harapannya itu bakal terwujud. Apalagi BP Batam dan Pemko Batam sudah bersepakat untuk menggabungkan program di dua institusi tersebut.

“Perencanaan pembangunan Batam, saya sudah MoU dengan BP Batam. Digabung pembangunan sehingga tidak dua lagi, namun satu,” tegasnya.

Untuk pembangunan infrastruktur, Rudi bertekad bakal terus meningkatkan jumlahnya. Pembangunan akan terus ditambah setiap tahunnya.

BACA JUGA : Kemendagri Beri 5 Arahan Pembangunan Kepri, Fokus Pemulihan Ekonomi

Beberapa proyek infrastruktur yang saat ini menjadi fokus Rudi baik sebagai Wali Kota Batam maupun Kepala BP Batam, yakni proyek pembangunan jalan Bundaran Madani.

Ia mengatakan, salah satu alasan utama mengapa ia menginiasi pembangunan tersebut adalah untuk menyediakan fasilitas yang mudah diakses bagi para pejalan kaki dan pesepeda, selain para pengguna kendaraan bermotor.

Pembangunan jalan kolektor Bundaran Madani sampai dengan Bengkong Sadai memiliki nilai kontrak sebesar Rp23,59 miliar. Proyek itu ditangani oleh PT Multi Sindo Internasional sebagai kontraktor dan PT Wadah Cipta Teknik sebagai konsultan pengawas.

Adapun lebar pembangunan jalan Bundaran Madani bervariasi di setiap bagiannya, yakni Simpang Pasir Putih dengan lebar rata-rata 12 meter, Jalan Engku Putri dengan lebar rata-rata 7 meter, dan ruas jalan di depan Sekolah Mondial dengan lebar rata-rata 7 meter.

*****

Editor : YB Trisna

Advertisement

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar Anda!
Silakan masukkan nama Anda di sin