Home Kepulauan Riau Batam Pramuka dan Epson Dukung Konservasi Penyu di Pulau Karas Kecil

Pramuka dan Epson Dukung Konservasi Penyu di Pulau Karas Kecil

Konservasi Penyu Pulau Karas
Ketua Harian Gerakan Pramuka Kwarcab Kota Batam, Jefridin Hamid. pihak PT Epson dan masyarakat melepaskan penyu ke laut, Minggu (11/4/21). (F: Humas Pemko Batam)
Himbauan Pemprov Kepri

Ikuti kami di Google Berita

Barakata.id, Batam- Pramuka Kwartir Cabang (Kwarcab) Kota Batam dan PT Epson Batam dukung konservasi penyu di Pulau Karas Kecil. Bentuk dukungan itu dilakukan dengan menyerahkan program Corporate Social Responsibility (CSR) Epson, Minggu (11/4/21).

Ketua Harian Gerakan Pramuka Kwarcab Kota Batam, Jefridin Hamid yang turut hadir di Pulau Karas Kecil mengucapkan terima kasih kepada PT Epson yang telah menyisihkan CSR nya untuk lingkungan.

“Ahamdulilah masyarakat kita juga peduli terkait satwa ini, terima kasih Pak Bujang dan bapak ibu Pulau Karas,” ucap Jefridin.

Baca Juga:

Bujang merupakan warga asli Pulau Karas yang aktif menjaga habitat penyu di pulau ini. Pada kesempatan itu Jefridin mengungkapkan komitmen Pramuka untuk terus andil dalam berbagai kegiatan sosial kemasyarakatan. Termasuk kegiatan-kegiatan dalam menjaga lingkungan.

“Karena ini adalah salah satu program kami untuk bangkitkan kecintaan dan kepedulian terhadap lingkungan,” ungkap dia.

Selain menjadi habitat penyu, Pulau Karasa Kecil ini masuk dalam wilayah Kelurahan Karas, Kecamatan Galang yang memiliki destinasi wisata bahari yang menarik. Terdapat pantai yang berpasir putih, air jernih dan deretan pohon kelapa.

Di tempat itu juga terdapat mercusuar berusia 135 tahun. Menara suar itu dibangun pada tahun 1886 silam. Hingga kini keberadaannya masih kokoh berdiri. Menurut Jefridin pulau itu dapat menjadi destinasi wisata. Sekaligus jadi tempat penelitian penyu.

Selain penyerahan CSR, kegiatan ini juga ditandai penandatanganan MoU PT Epson Batam dan Gerakan Pramuka Kwarcab Kota Batam tentang pelaksanaan konservasi penyu di Pulau Karas Kecil. Juga pelepasan kembali penyu-penyu yang terjebak di kelong nelayan.

“Semoga banyak lagi CSR yang ikut terlibat, kolaborasi perlu dalam rangka membangkitkan ekonomi,” kata Jefridin.

Manajer Facility Service and Environment PT Epson Batam, Dedi Novera mengungkapkan keterlibatan Epson Batam dimulai dengan survei pertama Juni 2020 lalu. Dari survei itu, lalu dibuat program CSR terkait penangkaran penyu.

“Setelah disetujui oleh manajemen dari PT Epson, kami mulai menyiapkan segala sesuatu termasuk edukasi kepada masyarakat pada survei kedua, Maret lalu,” kata Dedi.

Baca Juga:

Bantuan CSR yang diberikan PT Epson Batam meliputi satu unit papan informasi, enam unit kerangkeng penetasan telur penyu berbahan stainless, satu unit kolam asimilasi serta dana operasional monitoring.

Dedi mengatakan, lewat program ini PT Epson Batam memiliki sejumlah harapan, di antaranya melestarikan keangekaragaman hayati, sebagai program pemberdayaan masyarakat utuk meningkatkan pendapatan dengan menjadikan Pulau Karas Kecil sebagai destinasi wisata.

PT Epson Batam juga ingin masyarakat Pula Karas Kecil lebih termotivasi menjaga fasilitas yang telah diberikan. Epson juga berupaya memberi contoh bagi perusahaan lain untuk peduli lingkungan dan ekosistem serta pemberdayaan masyarakat berkelanjutan.

***

Editor: Asrul R

SebelumnyaKelilingi Lingga, Wakapolda Kepri Mampir ke Polsek Senayang
SelanjutnyaMantan Wakapolri Aktif Berdakwah dalam Kelompok Jamaah Tabligh, Begini Alasan Komjen Anton

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar Anda!
Silakan masukkan nama Anda di sin