Home Nusantara

Polri: Operasi Nemangkawi dan Tinombala Berlanjut di 2021

Gedung Markas Besar Polri di Jl. Trunojoyo 3, Kebayoran Baru, Jakarta Selatan. F: merdeka.com
Banner Pemprov Kepri

Barakata.id, Jakarta – Polri akan terus melanjutkan operasi yang dilakukan oleh Satgas Nemangkawi di Papua hingga operasi Tinombala di Sulawesi Tengah (Sulteng) di tahun 2021.

Pihak Polri menargetkan 11 daftar pencarian orang (DPO) dari kelompok Mujahidin Indonesia Timur (MIT) pimpinan Ali Kalora di Sulteng tertangkap tuntas.

Baca juga: 

Advertisement

“Untuk operasi-operasi ke depan telah disampaikan oleh bapak Kapolri kita memang menggelar operasi di Papua. Operasi Nemangkawi, kemudian operasi di Poso yaitu operasi Tinombala dan operasi lainnya,” kata Karopenmas Divisi Humas Polri Brigjen Rusdi Hartono dalam acara rilis akhir tahun Polri di Mabes Polri, Jakarta Selatan, Selasa (22/12/2020).

“Khususnya untuk operasi Nemangkawi dengan sasaran target penanganan daripada kelompok kriminal bersenjata dan juga kelompok kriminal politik tahun 2021 ini akan tetap kita lanjutkan,” lanjutnya.

Rusdi menuturkan operasi Nemangkawi dilanjutkan untuk memburu dan menangkap para kelompok kriminal bersenjata (KKB) di Papua. Dilanjutkannya operasi ini kata Rusdi, guna menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat di Papua.

Baca juga:

“Kita bersama-sama dengan TNI, bagaimana menangkap kelompok kriminal bersenjata juga kelompok kriminal politik. Sehingga dapat menjamin betul-betul situasi Kamtibmas di Papua dapat dikendalikan dengan baik,” tuturnya.

Rusdi menyampaikan operasi Tinombala dilanjutkan untuk menangkap 11 orang kelompok teroris Mujahidin Indonesia Timur (MIT) pimpinan Ali Kalora yang sampai saat ini sedang diburu polisi bersama TNI.

Rusdi berharap, di tahun 2021 satgas Tinombala dapat berhasil menangkap 11 orang tersebut yang diduga terlibat dalam pembunuhan sadis satu keluarga di Sigi, Sulawesi Tengah.

Baca juga:

“Demikian juga dengan operasi Tinombala dengan sasaran penanganan kelompok MIT pimpinan Ali Kalora ini tetap kita gelar, kita gelar juga bersama dengan TNI pada 2021 dengan target kita masih punya target 11 orang yang harus diselesaikan dalam arti dituntaskan, kita lakukan upaya-upaya penegakan hukum, mudah-mudahan target-target itu dapat tercapai pada 2021,” ucapnya.

Lebih lanjut Rusdi mengatakan selain dua operasi tersebut, ada operasi-operasi lain yang masih akan berlangsung hingga awal 2021. Rusdi menyebut operasi itu yakni operasi ketupat dan operasi lilin.

“Kemudian juga operasi-operasi lainnya, dalam rangka menjamin aktivitas masyarakat dapat berjalan dengan baik, operasi ketupat, dan sekarang juga menggelar operasi lilin dalam rangka mengamankan Natal dan tahun baru, dan operasi lainnya dalam rangka betul-betul menjamin Kamtimbas yang kondusif pada 2021 akan kita laksanakan,” imbuhnya.

*****
Editor: Ali Mhd
Sumber: detik.com

Advertisement

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar Anda!
Silakan masukkan nama Anda di sin