Home Nusantara Polres Blitar Kota Ringkus Pengedar Sabu Puluhan Gram

Polres Blitar Kota Ringkus Pengedar Sabu Puluhan Gram

68
Foto : dok/Humas
Himbauan Pemprov Kepri

Ikuti kami di Google Berita

Barakata.id, Blitar (Jatim) – Polres Blitar Kota berhasil mengungkap empat kasus peredaran narkoba dengan lima tersangka selama Agustus 2021.

Diantaranya, empat kasus tersebut yaitu 3 kasus narkotika jenis sabu dan 1 kasus peredaran obat keras jenis dobel L dengan tersangka antara lain Ars alias Preti, HC alias Cetol, DB alias Basuki, YW alias Yudi dan SPAW alias Sanca.


Dari empat kasus tersebut, polisi menyita barang bukti 30,5 gram sabu-sabu, 527 butir pil dobel L, enam unit ponsel, dan dua timbangan digital.

Baca Juga : Vaksinasi Door to Door, Polres Blitar Kota Siapkan Mobil Keliling

Kapolres Blitar Kota, AKBP Dr Yudhi Hery Setiawan mengatakan, ada satu kasus yang menonjol dari empat kasus peredaran narkoba itu. Yaitu mantan pekerja harian lepas UPT Pemadam Kebakaran Kabupaten Blitar dengan inisial SPAW alias Sanca warga Kelurahan/Kecamatan Sananwetan Kota Blitar.

“Dari empat kasus tersebut, ada satu kasus menonjol yaitu kasus sabu dengan barang bukti yang disita seberat 28,74 gram dari tersangka SPAW alias Sanca,” kata AKBP Yudhi dalam pernyataan resminya, Senin (30/8/2021).

Menurut AKBP Yudhi penangkapan Sanca berdasarkan informasi dari masyarakat bahwa ia dikenal sebagai pengedar sabu-sabu di lingkungannya. Namun, di depan polisi, Sancha mengaku sabu-sabu itu tidak dijual. Hanya dikonsumsi sendiri.

Baca Juga : PPKM Level 4, Polres Blitar Kota Patroli Skala Besar Sembari Bagi-bagi Bansos

“berbekal informasi masyarakat, anggota Satnarkoba lalu menangkap tersangka dan menemukan sejumlah barang bukti,” tambah Yudhi.

Selanjutnya, dari penangkapan itu petugas Satnarkoba Polres Blitar Kota menyita barang bukti 28,74 gram sabu-sabu, dua timbangan digital, ponsel, dan satu kartu ATM.

“Mereka para tersangka dalam kasus narkoba itu dijerat dengan Pasal 114 ayat 1 dan 2 sub Pasal 112 ayat 1 dan 2 UU RI  No. 35 tahun 2009 tentang Narkotika dengan ancaman hukuman minimal  5 tahun penjara, maksimal seumur hidup dan pidana denda minimal Rp. 10.000.000.000,- (sepuluh milyar rupiah). Serta, Pasal 197 dan Pasal 196 sebagaimana dimaksud dalam pasal 106 ayat 1 UU RI No. 36 tahun 2009 tentang Kesehatan dengan ancaman hukuman minimal 5 tahun penjara maksimal 10 tahun penjara,” beber Kapolres Blitar Kota.

Penulis : Achmad Zunaidi

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar Anda!
Silakan masukkan nama Anda di sin