Home Nusantara

Polda Sumut Bentuk Tim Khusus, Bongkar Jaringan Penjualan Bayi di Kota Medan

Penjualan bayi
Kabid Humas Polda Sumut, Kombes Pol Hadi Wahyudi berjanji mengusut tuntas kasus penjualan bayi di Kota Medan. F: Tribratanews.polri.go.id

Barakata.id, Medan- Kepolisian Daerah Sumatera Utara (Polda Sumut) membentuk dua tim khusus (Timsus), untuk membongkar jaringan penjualan bayi yang terjadi di Kota Medan.

Seperti dilansir Barakata.id dari Tribratanews.polri.go.id, Kabid Humas Polda Sumut, Kombes Pol Hadi Wahyudi mengatakan, setelah menangkap pelaku penjual bayi berinisial A, ia pun berjanji mengusut tuntas kasus tersebut.

“Saat ini sudah dibentuk dua tim khusus melacak setiap keterangan pelaku, dan mengintenskan petunjuk dari barang bukti yang diamankan bersama pelaku. Kami berharap doa dan dukungan semua masyarakat sekaligus berkoordinasi dengan pihak KPAI untuk menyelamatkan korban bayi yang dijual,” tutur Kombes Pol Hadi, Rabu (17/2/21).

Baca juga: 

Saat ini, pendalaman penyidikan dilakukan untuk mencari orang tua korban bayi berusia 14 hari yang dijual tersangka. Kondisi bayi yang awalnya memprihatinkan, juga menjadi agenda utama untuk perawatannya.

Kondisi bayi yang butuh asi, harus mendapatkan perhatian khusus sehingga dirawat di Rumah Sakit Bhayangkara Tingkat II Medan.

Baca juga: 

“Kemungkinan akan bertambah tersangka lainnya, sebagai jejaring kaki tangan pelaku mendapatkan bayi yang dibeli berkisar Rp 5 juta, untuk kemudian ditampung dan dijual kembali dengan harga puluhan juta rupiah,” jelas Kombes Pol Hadi.

Diberitakan sebelumnya, pada tanggal 12 Februari lalu, Unit II Subdit IV Renakta Direktorat Kriminal Umum Polda Sumut menangkap satu orang tersangka berinisial A Sia. Pelaku penjual bayi usia 14 hari. Pengungkapan kasus ini dari adanya info masyarakat, kemudian ditindak lanjuti dengan undercover buy oleh petugas.

Baca juga: 

 

*****

Editor: Ali Mhd

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar Anda!
Silakan masukkan nama Anda di sin