Home Kepulauan Riau Batam

PLN Batam dan Maxpower Indonesia Ground Breaking PLTMG Baloi 30 MW

PLTMG Baloi
PT bright PLN Batam dan Maxpower Indonesia melakukan peletakan batu pertama pembangunan PLTMG 30 Mega Watt (MW) di Baloi, Batam, Jumat (12/3/21). Dok. PLN Batam)
Himbauan Pemprov Kepri

Barakata.id, Batam PT bright PLN Batam dan Maxpower Indonesia melakukan peletakan batu pertama Pembangkit Listrik Tenaga Mesin Gas (PLTMG) Baloi 30 Mega Watt (MW) di Batam, Jumat (12/3/21). PLTMG ini akan menopang sistim kelistrikan Batam-Bintan.

PLTMG Baloi rencananya akan COD (Commercial Operation Date) pada November 2021. Pembangunan dilakukan oleh Maxpower Indonesia dan beberapa perusahaan konsorsium konstruksi engineering.

Acara ground breaking tersebut dihadiri oleh Direktur Utama bright PLN Batam Budi Pangestu, CEO Maxpower Indonesia Fazil E Alfitri, Direktur Business Development Maxpower Indonesia Gatot S Prawiro, serta jajaran Direksi bright PLN Batam.

BACA JUGA : PLN Belakangpadang Akan Terangi 4 Pulau di Perbatasan Tahun Ini

Budi Pangestu, mengatakan, tambahan PLTMG Baloi berkapasitas 30 MW tersebut akan sangat menopang sistem kelistrikan Batam-Bintan ke depannya. Meskipun saat ini bright PLN Batam masih mempunyai cadangan daya yang cukup.

“Daya mampu pembangkit adalah sebesar ± 562,5 MW, terdiri dari Pembangkitan Batam sebesar 533,5 MW dan Pembangkitan Bintan sebesar 29 MW. Dengan beban puncak Batam-Bintan sebesar ± 488,5 MW,” katanya.

“Kami masih mempunyai cadangan daya sebanyak ± 74 MW, atau sekitar 15% dari daya mampu. Namun belum cukup aman jika ada salah satu pembangkit mengalami gangguan atau pemeliharaan,” sambung Budi.

“Dengan masuknya PLTMG Baloi, cadangan daya atau reserve margin PLN Batam tentunya bertambah dan dapat mengurangi penggunaan pembangkit berbahan bakar minyak (MFO),” tambah dia.

BACA JUGA : Cara Sambung Baru Listrik PLN Batam, Simak Biayanya

Di tempat yang sama, CEO Maxpower Indonesia Fazil E Alfitri mengatakan, pihaknya berkomitmen untuk mengerjakan pembangunan tersebut tepat waktu dan tepat kualitas. Mengingat Maxpower sudah sering membangun utilitas pembangkit untuk PLN dari kapasitas kecil hingga besar.

“Harapan kami semoga PLTMG Baloi dapat membantu masyarakat Batam meningkatkan perekonomian dan menikmati listrik secara andal. Kerjasama dengan PLN Batam ke depannya dapat terus berlanjut,” kata Fazil.

Pembangunan PLTMG Baloi 30 MW juga mendukung program transformasi PLN melalui 4 pilar yaitu Green, innovative, Customer Focused dan Lean.

“PLTMG Baloi menjadi salah satu program PLN Batam dalam menciptakan clean dan green energy selain pengembangan Energi Baru dan Terbarukan (EBT). Harapan kami juga dengan pembangkit berbahan bakar gas dapat menurunkan Biaya Pokok Penyediaan tenaga listrik,” pungkas Budi.

*****

Editor : YB Trisna

Advertisement

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar Anda!
Silakan masukkan nama Anda di sin