Home Kepulauan Riau Pilkada Kepri Libatkan 21.580 TNI, Polri dan Linmas

Pilkada Kepri Libatkan 21.580 TNI, Polri dan Linmas

89
Pilkada Kepri
Polda Kepri mengikuti supervisi operasi mantap praja 2020 dan asistensi pengamanan pemungutan suara Pilkada 2020, Senin (7/12/2020). (F: Humas Polda Kepri)
Himbauan Pemprov Kepri

Barakata.id- Pilkada Serentak di Kepri melibatkan 21.580 TNI, Polri dan Linmas. Para personel pengaman itu akan disebar di seluruh Kepri, meliputi kabupaten dan kota yang ada di Kepri.

Para personel ini ditempatkan di berbagai lokasi, mulai dari Kantor KPU dan Bawaslu provinsi maupun kabupaten/kota serta di Tempat Pemungutan Suara (TPS)-TPS yang tersebar di seluruh Kepri.

Baca Juga:
Distribusi Kotak Suara ke Seluruh Kecamatan Rampung

“Alhamdulillah hingga sampai saat ini Provinsi Kepri aman dan kondusif dan di dalam Pemilihan Serentak tahun 2020 ini,” kata Kapolda Kepri Irjen Pol Aris Budiman, Senin (7/12/2020).

Dari total jumlah 21.580 personel itu, Aris merinci, sebanyak 474 berasal dari unsur TNI, 2.529 personel Polri, dan 8.024 dari Linmas.

“Dari Polri, jumlah itu termasuk yang BKO Nusantara sebanyak 350 personel,” kata Aris.

Diketahui 350 personel itu didatangkan dari Brimob Polda Riau dan Bangka Belitung, juga dari Shabara Baharkam Polri.

Aris mengatakan, apabila terjadi kontijensi, Polda Kepri telah menetapkan 3 rayonisasi dalam menghadapinya. Terdiri dari Rayon I Polresta Barelang dan Polres Karimun, Rayon II terdiri dari Polres Bintang, Polres Tanjungpinang dan Polres Lingga. Serta Rayon III di Polres Natuna dan Polres Anambas.

“Untuk pergeseran pasukan BKO Polda Kepri dan BKO Nusantara ke Polres/ta jajaran telah dilaksanakan 6 sampai dengan 7 Desember 2020 melalui darat, laut dan udara untuk wilayah Polres Natuna dan Polres Anambas,” jelasnya.

Baca Juga:
Persiapan Sudah Final, Pilkada Kepri Dijamin Lancar

Sementara itu Irwasum Polri Komjen Pol Agung Budi Maryoto yang mengunjungi Polda Kepri dalam rangka Asisitensi Pengamanan Pilkada 2020 mengatakan, hal terpenting dalam pengamanan Pilkada 2020 adalah Polri harus mampu membangun kepercayaan publik.

“Caranya dengan meyakinkan masyarakat bahwa pelaksanaan Pilkada dapat berjalan aman, serta terhindar dari penyebaran Covid-19 jika masyarakat disiplin dan patuh pada protokol kesehatan,” ujarnya.

***

Editor: Asrul R

Advertisement
Sebelumnya6 Laskar FPI Tewas Ditembak,Ini Doa Aa Gym
SelanjutnyaPatuhi Protkes, Industri Pariwisata Bakal Bangkit