Home Nusantara

Perampasan Truk di Lampung Diduga Libatkan Oknum Anggota DPRD, PNS Dishub dan Polisi

90
Perampasan Truk di Lampung
Foto Ilustrasi truk

Barakata.id, Lampung- Oknum anggota DPRD, PNS Dinas Perhubungan, eks anggota polisi, dan oknum anggota polisi aktif diduga terlibat dalam kasus perampasan truk di Lampung. Tindak kejahatan itu terjadi di Jalan Ir Sutami, Desa Sukanegara, Kecamatan Tanjung Bintang, Lampung Selatan, Senin (30/11/20).

Terkait kasus ini, dua orang telah ditangkap. Di antaranya, Fahri Andrean, 23 tahun. Fahri diamankan polisi di kediamannya di Desa Kaliasin, Kecamatan Tanjung Bintang, Lampung Selatan, Rabu (2/12/20).

Selain Fahri, Polisi juga menangkap seorang pelaku lainnya yang merupakan penadah kendaraan hasil curian.

Baca juga:

Kasat Reskrim Polres Lampung Selatan Iptu Edi Yulianto membenarkan penangkapan pelaku pencurian truk yang terjadi di wilayah Kecamatan Tanjung Bintang.

“Benar ada dua orang yang diamankan. Satu orang pelaku, satunya lagi penadah,” kata Kapolres Lampung Selatan AKBP Zaky Alkazar Nasution, melalui Kasat Reskrim, AKP Edi Yulianto kepada Tribunlampung.co.id, Jumat (4/12/20).

Edi mengatakan, kasus perampasan truk di Lampung ini masih dalam pengembangan. Informasi yang dihimpun aksi perampasan truk Hino BE 9162 CE warna hijau ini melibatkan sedikitnya sembilan orang.

Edi mengatakan, aksi kejahatan tersebut diduga melibatkan oknum anggota polisi aktif, pecatan anggota polisi, oknum anggota DPRD Lampung Utara serta oknum PNS di Dinas Perhubungan.

Baca juga: 

Penangkapan Fahri Andrean (23), pelaku pencurian mobil, oleh anggota Polsek Tanjung Bintang, Rabu (2/12/2020), menguak keterlibatan sejumlah pelaku lainnya.

Dari kicauan warga Desa Kaliasin, Kecamatan Tanjung Bintang, Lampung Selatan ini, terdapat delapan tersangka lain yang masih dalam pengejaran polisi.

Direktur Direktorat Reserse Kriminal Umum Polda Lampung Kombes Pol Muslimin Ahmad mengatakan, saat ini kasus tersebut masih dikembangkan.

“Tersangka yang baru ditangkap kan satu orang. Untuk delapan pelaku lainnya masih dalam pengembangan,” kata Muslimin, Jumat (4/12/20).

Terungkapnya kasus ini setelah korban Eko Susanto (25), warga Desa Lematang, Kecamatan Tanjung Bintang, Lampung Selatan, mengaku telah kehilangan truk Hino BE 9162 CE warna hijau ke Polsek Tanjung Bintang.

Berdasarkan Laporan Polisi Nomor LP/B-942/XII/2020/Spk/Sek Tanjung Bintang/Res Lamsel disebutkan, Eko menjadi korban pencurian mobil saat melintas di Jalan Ir Sutami sebelum gerbang masuk PT CJ Desa Sukanegara, Kecamatan Tanjung Bintang, pada 30 November 2020 lalu sekitar pukul 14.10 WIB.

Awalnya korban membawa mobil tersebut dan tiba-tiba dicegat oleh tiga orang yang mengendarai mobil. Alasan ketiga orang tersebut lantaran korban sudah menunggak pembayaran di leasing berbulan-bulan.

Namun, itu hanya akal-akalan pelaku.
Ketiga orang itu pun mengambil secara paksa kendaraan korban. Lalu korban diturunkan di depan PT Garuda Food Sukabumi, Bandar Lampung.

Atas kejadian itu, korban langsung membuat laporan ke Polsek Tanjung Bintang. Diduga, ada keterlibatan oknum anggota DPRD dalam kasus tersebut.

Baca juga:

Namun, belum diketahui sejauh mana keterlibatannya. Belakangan diketahui, dua dari delapan pelaku yang masih berstatus DPO merupakan anggota Polri aktif.

“Masih kita kembangkan untuk membuktikan sejauh mana keteribatan mereka (pelaku lainnya),” kata Muslimin.

Sementara Kapolsek Tanjung Bintang AKP Talen Hafidz membenarkan penangkapan satu tersangka atas nama Fahri Andrean.

Beberapa hari setelah penangkapan Fahri di kediamannya, oknum anggota DPRD Lampung Utara bernama Hatami turut diamankan polisi.

“Kemarin (Kamis) Hatami datang sendiri ke Mapolsek (menyerahkan diri),” kata Talen Hafidz.

Kapolsek menjelaskan, Hatami melanggar pasal 480 karena menjadi penadah barang hasil curian.

Namun, Talen Hafidz belum dapat membeberkan peranan dua oknum anggota polisi yang disebut bertugas di Paminal Polresta Bandar Lampung dalam perkara tersebut.

“Mengenai dugaan keterlibatan oknum polisi, silakan konfirmasi ke Propam Polda,” kata Talen.

Kabid Humas Polda Lampung, Kombes Pol Zahwani Pandra Arsyad. Ist

Kabid Humas Polda Lampung Kombes Pol Zahwani Pandra Arsyad menyatakan belum dapat memberikan informasi terkait pencurian mobil yang melibatkan oknum anggota Polri.

Mantan Kapolres Meranti, Riau ini, kasus tersebut sedang didalami oleh Polres Lampung Selatan.

“Kami belum bisa memberikan keterangan, karena sampai saat ini belum ada pelimpahan ke Polda,” kata Pandra yang juga mantan Abang Jakarta ini.

Sedangkan Kapolresta Bandar Lampung Kombes Pol Yan Budi Jaya saat dikonfirmasi mengenai dugaan keterlibatan dua oknum anggotanya dalam kasus perampasan truk di Lampung ini, belum juga memberikan jawaban.

*****
Editor: Ali Mhd

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar Anda!
Silakan masukkan nama Anda di sin