Home Kepulauan Riau Pentingnya Arsip, Batam Jadi Percontohan Aplikasi Simpan

Pentingnya Arsip, Batam Jadi Percontohan Aplikasi Simpan

Aplikasi Simpan
Wakil Wali Kota Batam Amsakar Achamd mengungkapkan pentingnya pengarsipan untuk masa depan, Selasa (23/2/21) (F: Humas Pemko Batam)
Himbauan Pemprov Kepri

Ikuti kami di Google Berita

Barakata.id, Batam- Kota Batam menjadi percontohan dalam penerapan aplikasi Simpan (Sistem Informasi Penyelamatan Arsip Negara).

Tak hanya Batam, daerah lain yang jadi percontohan adalah Solo, Boyolali, Kalimantan Selatan dan Deli Serdang.

Wakil Wali Kota Batam Amsakar Achmad mengatakan, dengan adanya aplikasi tersebut diharapkan pengelolaan arsip di Batam semakin baik.

Baca Juga:

“Dengan pengelolaan arsip yang baik, kita menciptakan jejak yang baik untuk masa depan Batam,” ujarnya, saat membuka Sosialisasi Penyelamatan Arsip Negara secara Sistemik dan Terkendali di Hotel Aston, Batam, Selasa (23/2/21).

Termasuk juga terkait permasalahan Covid-19 ini, Amsakar minta Organisai Perangkat Daerah (OPD) terkait mengarsipkannya.

Amsakar mengungkapkan, arsip adalah dokumen penting yang harus dijaga dan dipelihara. Membuat arsip pun butuh kesadaran bersama.

“Tidak hanya pada Dinas Perpustakaan dan Kearsipan saja,” kata Amsakar.

Dalam rapat yang diikuti perwakilan OPD di Batam ini, Amsakar mencontohkan bagaimana sulitnya mencari arsip untuk mengisi Museum Batam. Beberapa arsip yang sulit ditemukan adalah tentang Raja Ali Haji, Temenggung Abdul Jamal hingga Raja Isa.

“Bagitu penting arsip itu, tapi sejauh mana kita peduli. Sudah tiba waktunya kita masuk pada pengelolaan arsip yang baik,” ujarnya.

Kepala Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Kota Batam, Samudin mengakui sosialisasi penyelamatan arsip negara ini sedianya dilakukan tahun 2020 lalu. Tapi karena pandemi Covid-19 maka baru dilaksanakan tahun ini.

Baca Juga:

Menurut Samudin, sosialisasi ini penting karena seluruh arsip yang tercipta merupakan tanggung jawab pimpinan OPD.

“Tujuan kegiatan ini mewujudkan pengelolaan arsip yang baik sesuai Undang-undang,” kata dia.

Sosialisasi tersebut akan dilaksanakan selama empat hari ke depan. Kegiatan tersebut membahas penyelamatan arsip, proses pengarsipan, penyusan arsip hingga uji coba aplikasi Simpan.

***

Editor: Asrul R

SebelumnyaRudi Minta Semua Pihak Kendalikan Inflasi di Batam
SelanjutnyaSetahun Buron, DPO Kejari Tanjungbalai Diringkus Polres Asahan

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar Anda!
Silakan masukkan nama Anda di sin