Home Warta Ekonomi

Penjualan Listrik PLN Batam Tembus 2,4 Juta MWh

Penjualan Listrik PLN Batam
Dirut PLN Batam, Budi Pangestu

Barakata.id, Batam – PT PLN Batam mencatat capaian positif sepanjang tahun 2020. Selain mampu merealisasikan penjualan listrik hingga 2,4 juta MWh, PLN Batam juga berhasil menjalankan program stimulus di masa pandemi Covid-19.

Direktur Utama PT PLN Batam, Budi Pangestu mengatakan, PLN Batam terus berusaha memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat terutama pelanggan di Pulau Batam, Kepulauan Riau (Kepri).

Budi menjelaskan, sejumlah capaian target atau KPI yang sudah berhasil diraih bahkan dilampaui oleh PLN Batam di tahun 2020, salah satunya adalah realisasi penjualan tenaga listrik sistem Batam sebesar 2.443.268 MWh.

Baca Juga : PLN Batam Angkat Ekonomi Warga Kepulauan, Salurkan 100 Keramba Apung dan 3,7 Ton Bibit Rumput Laut

Realisasi penjualan listrik tersebut sekitar 101,27% dari target RKAP yang sebesar 2.412.500 MWh.

“Kami terus berusaha memberikan pelayanan terbaik bagi masyarakat Batam, khususnya di masa pandemi Covid-19. PLN Batam juga berhasil mengadakan program stimulus tanpa adanya subsidi dari pusat. Semoga ke depannya kami dapat terus menciptakan inovasi dan program strategis demi menjaga ketersediaan listrik untuk masyarakat Batam,” ” kata Budi kepada barakata.id, Selasa (2/2/21).

Program stimulasi Covid-19 yang sudah digelar PLN Batam di antaranya adalah pemberian cicilan pembayaran rekening listrik bulan juni 2020 kepada 2.861 pelanggan.

Baca Juga : Bright PLN Batam Bagikan 4.000 Masker untuk Warga dan Rumah Ibadah

Kemudian ada juga program pembebasan rekening listrik bagi pelanggan rumah tangga daya 450 VA sejak bulan April hingga Desember 2020.

Selain itu ada pula program cuti daya untuk pelanggan bisnis dan industri yang dimulai sejak 30 Maret 2020.

“Tahun 2020, PLN Batam juga meluncurkan beberap produk inovasi Niaga, guna menjaga pertumbuhan penjualan antara lain layanan regular flexy dan layanan I-Flexy. Yaitu program penurunan tunggakan dimana PLN Batam berhasil mencapai zero tunggakan,” kata Budi.

Baca Juga : Bright PLN Batam Ajak Mitra Teken Komitmen Integritas

PLN Batam, lanjut Budi, tahun lalu telah pula melakukan sertifikasi Sistem Manajemen Terintegrasi) SMT meliputi sistem Manajemen Mutu, sistem Manajemen Lingkungan dan sistem Manajemen K3.

PLN Batam juga sudah melakukan set up manajemen Anti Penyuapan, memperoleh TOP GRC Award bintang 3 dan Penghargaan Zero Accident SMK3.

“Untuk tahun 2021 ini kita akan terus meningkatkan kualitas dan inovasi agar bisa memberikan yang terbaik untuk seluruh pelanggan,” kata dia.

Budi mengatakan, di era digital ini, menjadi sebuah kewajiban bagi semua pelaku industri baik swasta maupun pemerintah untuk memberikan segala kemudahan agar kepuasan pelanggan dapat terwujudkan.

Baca Juga : Bright PLN Batam Mantap Jalankan EBT, Tingkatkan Keandalan Listrik di Batam

Menurut Budi, selaras dengan tujuan tersebut, salah satu solusinya adalah implementasi layanan digital terintegtrasi yang akan lebih dimaksimalkan di tahun 2021 ini.

“Dengan mengintegrasikan layanan secara digital, kita bisa menggunakan smartphone untuk melakukan berbagai layanan contoh home service. Tahun 2020 yang lalu kita sudah melewati banyak kondisi. Kini kita harus bisa memproiritaskan hal-hal yang penting agar bisa mencapai target-target. Khususnya untuk mencapai kepuasan pelanggan,” ujarnya.

Budi menegaskan, PT PLN Batam sebagai Pemegang Izin Usaha Ketegalistrikan Untuk Umum (PIUKU) dengan wilayah kerja Batam, Rempang dan Galang, senantiasa komitmen untuk memberikan pelayanan terbaik bagi pelanggan.

PLN Batam senantiasa menyediakan listrik dan keandalannya merupakan upaya yang terus dilakukan, bahkan untuk kepentingan masyarakat di luar Pulau Batam.

*****

Editor : YB Trisna

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar Anda!
Silakan masukkan nama Anda di sin