Home Warta Tekno Pengguna Layanan Internet Melonjak Serta Kondisi Pandemi Dorong Inovasi Layanan Pos

Pengguna Layanan Internet Melonjak Serta Kondisi Pandemi Dorong Inovasi Layanan Pos

25
pengguna internet indonesia
Pengguna Internet Indonesia
Himbauan Pemprov Kepri

Ikuti kami di Google Berita

Barakata.id, Tekno – Hari Pos Dunia memang sudah berlalu pada 9 Oktober lalu. Namun, perkembangan inovasi layanan pos tetap menarik untuk dibicarakan. Pada era modern ini, layanan pos tak lagi berasosiasi hanya dengan pengiriman surat menyurat semata. 

Kini, layanan pos telah berkembang menjadi jaringan ekspedisi yang terus meluas. Perkembangan teknologi informasi bahkan ikut menjadi roda yang memutar perkembangan bisnis, setelah sebelumnya sempat mendisrupsi.


Pengguna layanan internet di dalam negeri terus meningkat. Kondisi pandemi yang serba terbatas membuat banyak orang beralih ke konsumsi via digital. Hal ini mendorong penetrasi pengguna internet di Indonesia

Direktur Jenderal Penyelenggaraan Pos dan Informatika Kementerian Komunikasi dan Informatika Ahmad M. Ramli menilai, hasil survei yang diselenggarakan Asosiasi Penyelenggara Jasa Internet Indonesia (APJII) tentang penetrasi pengguna internet di Indonesia menjadi bagian penting untuk mewujudkan transformasi digital.

Menurut Dirjen Ramli, survei APJII juga mendukung upaya transformasi digital di mana saat terjadi pandemi Covid-19 terjadi perubahan pola yang sangat signifikan secara digital.

Baca juga : Hari Jadi Kepri Dijadikan Momentum Kebangkitan Ekonomi di Batam

Dia memaparkan bahwa sebelumnya peningkatan pengguna internet lebih tinggi di media sosial, kini setelah pandemi, pergeseran pola penggunaan internet beralih ke pendidikan atau aktivitas kerja, semisal work from home, flexible working space, dan conference.

Mencermati hasil survei APJII, Dirjen PPI Kementerian Kominfo menuli ada perubahan sangat signifikan juga terkait dengan belanja online dan sektor kesehatan. 

Pembelanjaan daring sempat naik sampai 400% ketika bulan kedua mengalami pandemi. Bahkan, lanjut Ramli, kegiatan-kegiatan yang terkait dengan pemerintahan pun banyak dilakukan secara daring, termasuk rapat-rapat juga seringkali dilakukan dengan online.

Sekretaris Jenderal APJII Henri Kasyfi Soemartono menjelaskan hasil utama dari survei Pengguna Internet Indonesia 2019-2020. Saat ini penetrasi pengguna internet Indonesia berjumlah 73,7%, naik dari 64,8% dari tahun 2018.

Menurut Sekjen APJII, jika digabungkan dengan angka dari proyeksi Badan Pusat Statistik (BPS) maka populasi  Indonesia tahun 2019 berjumlah 266.911.900 juta, sehingga pengguna internet Indonesia diperkirakan sebanyak 196,7 juta pengguna.

Baca juga : Hari Kunjung Perpustakaan, Upaya Menggiatkan Semangat Literasi Anak Bangsa

Jumlah tersebut naik dari 171 juta di tahun 2019 dengan penetrasi 73,7% atau naik sekitar 8,9% atau sekitar 25,5 juta pengguna. Kalau di tahun lalu naik 21 juta dan tahun 2020 naik 25,5 juta.

Pandemi ini nyatanya turut mengakselerasi layanan pos untuk berinovasi mengikuti perkembangan zaman. Hal ini juga harapannya menyokong kebutuhan masyarakat sekaligus menopang pemulihan ekonomi pasca-pandemi.

Selanjutnya merayakan hari pos sedunia –>

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar Anda!
Silakan masukkan nama Anda di sin