Home Kepulauan Riau Batam Penerbangan di Bandara Hang Nadim Turun 9,82 Persen

Penerbangan di Bandara Hang Nadim Turun 9,82 Persen

65
Hang Nadim Batam
Penerbangan di Bandara Hang Nadim Batam menurun 9,82 persen, akibat pandemi Covid-19. F: Barakata.id/ist
Himbauan Pemprov Kepri

Ikuti kami di Google Berita

Barakata.id, Batam – Jumlah penerbangan di Bandara Hang Nadim Batam hingga semester I tahun 2021 mengalami penurunan 9,82 persen.

Hal ini dikarenakan adanya pandemi Covid-19 yang masih terjadi di wilayah Indonesia.


Hingga semester I 2021, tercatat sebanyak 5.594 pesawat datang dan 5.592 pesawat yang berangkat, serta 352 penerbangan lokal.

Total pesawat di sepanjang Semester I 2021 adalah 11.538 pesawat. Jumlah ini mengalami penurunan sebesar -9,82 persen jika dibandingkan pada 2020, di mana total pesawat pada tahun 2020 adalah 12.794 pesawat.

Adapun jumlah penumpang yang berangkat sebanyak 555.166 dan penumpang yang datang tercatat sebanyak 557.167 penumpang. Sebanyak 90.199 penumpang yang transit di Bandara Hang Nadim.

Baca juga:

Akumulasi penumpang di Bandara Hang Nadim sepanjang Januari – Juni 2021 adalah 1,2 juta penumpang atau mengalami penurunan -9,96 persen.

Sementara kegiatan bongkar muat bagasi mengalami peningkatan secara y-o-y. Tercatat sebanyak 3 juta kg bongkar dan 4 juta kg muat, dengan total akumulasi 7 juta Kg pada tahun 2021.

Sedangkan pada tahun 2020, tercatat sebanyak 2,5 juta kg bongkar dan 3,7 juta kg muat, dengan total akumulasi 6,2 juta kg. Total peningkatan sebesar 13,61 persen.

Aktivitas kegiatan bongkar muat barang transit turut mengalami peningkatan. Sebanyak 7 juta kg bongkar, 7 juta kg muat, dan 8.689 kg barang transit.

Baca juga:

Akumulasi kegiatan barang di Bandara Hang Nadim tercatat 15 juta kg dengan total peningkatan 9,73 persen.

General Manager BUBU Hang Nadim Batam, Benny Syahroni mengatakan, penurunan jumlah penumpang diakibatkan oleh pandemi Covid-19 yang masih berlangsung.

Aktivitas penerbangan di Bandara Hang Nadim Batam. F: Barakata.id/dok

“Melihat perkembangan penyebaran Covid-19 yang belakangan ini sangat pesat menimbulkan dampak yang sangat besar,” ujar Benny dalam keterangan tertulisnya, Rabu (7/7/2021).

Selain itu, kata Benny, beberapa aturan dari pemerintah yang memberlakukan pembatasan dan pengetatan syarat perjalanan dengan transportasi udara, juga memberikan dampak yang sangat besar terhadap penurunan jumlah penumpang.

Baca juga:

Sedangkan jumlah kargo, dikatakan Benny, disebabkan meningkatnya kebutuhan barang-barang e-commerce saat pandemi covid-19.

“Selain itu beberapa barang-barang untuk keperluan industri di Batam juga menjadi salah satu faktor, karena dibawa dengan menggunakan pesawat cargo wide body,” ungkap Benny.

Melihat tren positif pengiriman kargo ini, ia berharap, perkembangan pergerakan barang melalui transportasi udara dapat lebih baik ke depannya.

*****

Editor: Ali Mhd

 

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar Anda!
Silakan masukkan nama Anda di sin