Home Kepulauan Riau

Pemko Batam Susun 5 Prioritas Pembangunan untuk 2022

Pemko Batam
Wakil Wali Kota Batam, Amsakar Achmad membuka Forum Perangkat Daerah Kota Batam dalam rangka penyusunan Renja Tahun 2022 di Kantor Wali Kota Batam, Selasa (9/3/21) pagi. (F: barakata.id)

Barakata.id, Batam – Pemerintah Kota (Pemko) Batam sedang menyusun rencana kerja pembangunan untuk tahun 2022. Setidaknya ada lima prioritas pembangunan yang bakal diutamakan untuk dilaksanakan.

Kelima prioritas pembangunan Kota Batam itu disampaikan oleh Kepala Badan Perencanaan dan Penelitian, Pengembangan Pembangunan (Bapelitbangda) Kota Batam, Wan Darussalam dalam Forum Perangkat Daerah Kota Batam dalam rangka penyusunan Rencana Kerja (Renja) Tahun 2022 di Aula Engku Hamidah Kantor Wali Kota Batam, Selasa (9/3/21) pagi.

Lima prioritas pembangunan itu adalah:

Pertama, percepatan pemulihan dan pemerataan pembangunan ekonomi dalam rangka peningkatan kesejahteraan rakyat berkeadilan di mainland dan hinterland.

BACA JUGA : Rudi Ajak Media di Batam Ikut Awasi Pemerintah

Kedua, pembangunan infrastruktur, utilitas perkotaan dan sarana transportasi yang merata, berkualitas dan berkesinabungan di mainland dan hinterland.

Ketiga, peningkatan kualitas SDM yang unggul dan bermartabat.

Keempat, peningkatan dan fasilitasi investasi berbasis maritim dan keunggulan wilayah.

Kelima, reformasi birokrasi dalam rangka peningkatan pelayanan masyarakat.

Dihimpun dari Musrengbang

Wakil Wali Kota Batam, Amsakar Achmad yang membuka acara itu mengatakan, forum ini pada hakekatnya mengkombinasikan perencanaan yang dihimpun dari masyarakat melalui musyawarah rencana bangunan (musrenbang) dari tingkat kelurahan maupun kecamatan, rencana kerja OPD, reses DPRD dan serta kebijakan makro walikota dan wakil wali kota, lalu dihimpun dalam Renja Organisasi Perangkat Daerah (OPD) untuk dilaksanakan.

“Saya harapkan forum ini dapat menapis secara cermat usulan yang disampaikan, berikut kebijakan yang akan kita ambil. Sehingga yang kita lakukan dapat memberikan dampak yang langsung dirasakan masyarakat dan langsung berkontribusi untuk bangsa dan negara ini,” katanya.

Amsakar mengatakan, bersama Wali Kota Batam Muhammad Rudi, ia kerap turun langsung ikut dalam musrenbang dan mendengar langsung dari dekat terkait persoalan dan usulan di tingkat masyakarakat. Dari musrenbang yang juga kerap dihadiri anggota DPRD sesuai dapil ini telah didapatkan sejumlah usulan prioritas, pada forum ini OPD dapat mengambil mana yang untuk kemaslahatan banyak orang maupun kemaslahatan jangka panjang.

“Itulah salah satu yang nanti akan menjadi prioritas yang bapak ibu susun di Renja OPD,” kata dia.

BACA JUGA : Zakat Pegawai Pemko dan BP Batam Terkumpul Rp30 Miliar

Selanjutnya, ia menyebutkan forum ini juga seyogyanya dapat mensinkronkan usulan yang ada dengan kemampuan APBD Kota Batam.

Menurut Amsakar, proyeksi APBD Batam pada 2022 mendatang sekitar Rp3,1 triliun. Angka itu masih sangat kecil dibandingkan kebutuhan pelaksanaan pembangunan.

“Kebutuhan kita sebenarnya mencapai Rp9 triliun hingga Rp10 triliun,” kata Amsakar.

“Bagaimana seluruh pemangku kepentingan mendesain perencanaan yang selaras dan bersinergi satu sama lain. Untuk mengubah wajah Batam butuh anggaran yang besar, maka perlu sinergitas pemangku kepentingan di daerah ini,” sambungnya.

Selain dihadiri oleh seluruh OPD di lingkungan Pemko Batam, pada acara ini juga hadir Ketua DPRD Batam Nuryanto serta anggota DPRD Batam lainnya. Juga hadir sejumlah pimpinan instansi vertikal.

Di tengah tantangan tersebut, Amsakar mensyukuri upaya memajukan Batam, Pemko Batam kini dibantu BP Batam maupun pemerintah pusat. Ia mengungkapkan setidaknya ada 15 proyek strategis yang akan dilakukan di Batam tahun ini.

Dengan rincian, enam kegiatan dari Pemko Batam, tujuh dari BP Batam serta dua dari kementerian.

“15 proyek strategis ini, akan mulai mengubah wajah Batam ini ke arah yang semakin maju,” ujar Amsakar.

BACA JUGA : Kementerian ESDM-Pemko Batam Bangun Jargas

Ia mengaku optimistis Batam akan semakin maju ke depan. Di samping kerja sama bersama yang harus ditingkatkan, rencana pengembangan ekonomi di Batam diharapkan dapat menopang pembangunan Batam ke arah yang semakin baik.

“Jika 5 KEK (Kawasan Ekonomi Khusus) dan tiga rencana KEK lainnya jadi, maka kita yakin bakal banyak investasi yang masuk sehingga pembangunan Batam semakin cepat,” ujarnya.

Pada kesempayan itu, Amsakar juga berpesan kepada OPD agar Renja tetap berpijak pada visi Batam, yakni terwujudnya Batam Sebagai Bandar Dunia Madani yang Modern dan Sejahtera.

Menurut Amsakar, Bandar Dunia Madani hendaknya unggul dari berbagai segi, dari infrastruktur hingga perizinan. Dan ini lah yang kinis edang dipacu di Batam. Terkait modern, ia menyebutkan hendaknya Batam tak boleh terlambat dan terus berinovasi di tengah derasnya perubahan di era digital.

“Batam harus memainkan peran, daerah ini pusat perhatian, banyak kebijakan nasional yang ditumpangkan di Batam,” pungkasnya.

*****

Editor : YB Trisna

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar Anda!
Silakan masukkan nama Anda di sin