Home Kepulauan Riau Batam

Pemko Batam Bentuk Tim Gerak Cepat Tangani Virus Corona

33
Kepala Dinas Kesehatan Kota Batam, Didi Kusmarjadi

Barakata.id, Batam – Pemerintah Kota (Pemko) Batam membentuk Tim Gerak Cepat untuk menangani kasus virus corona atau Covid-19. Tim ini merupakan gabungan dari sejumlah instansi terkait.

Kepala Dinas Kesehatan (Dinkes) Kota Batam, Didi Kusmarjadi mengatakan, tim ini akan melakukan kerja-kerja yang berkaitan dengan virus corona.

Tim ini akan diisi personel dari Dinkes Batam, Kantor Kesehatan Pelabuhan (KKP), Balai Teknik Kesehatan Lingkungan dan Pengendalian Penyakit (BTKLPP), serta rumah sakit dan puskesmas se- Kota Batam.

“Jadi, nantinya tim gerak cepat ini bertugas melakukan kegiatan terkait corona. Mulai dari pengumpulan informasi dari masyarakat untuk mencegah penyebaran (virus), sosialisasi dan diskusi cara pencegahan, berkoordinasi dengan pusat hingga pantauan Dan pengawasan di segala lini,” kata Didi, Senin (9/3/20).

Baca Juga :
Italia Akan Karantina 10 Juta Warga, Putus Mata Rantai Corona

“Tim ini juga memantau setiap informasi yang berkembang di tengah masyarakat. Jika memang ada dugaan (suspect corona), akan ditentukan apakah orang tersebut dibawa ke rumah sakit rujukan atau dikarantina untuk observasi,” kata dia.

Diharapkan, adanya tim ini akan semakin memperkuat koordinasi lintas instansi dalam upaya mencegah penyebaran virus corona di Kota Batam.

Sebagai daerah yang berbatasan langsung dengan negara-negara tetangga seperti Singapura dan Malaysia, Batam termasuk wilayah yang sangat rentan dimasuki virus mematikan asal Wuhan, Cina itu.

Setiap hari, ada ratusan orang yang masuk dan keluar Batam dari Singapura dan Malaysia melalui pintu masuk pelabuhan. Seperti diketahui, Singapura adalah salah satu negara dengan temuan pasien corona di kawasan Asia Tenggara.

Sejumlah pasien terpapar virus corona yang kini dalam perawatan di rumah sakit di Singapura, punya riwayat perjalanan ke Batam. Termasuk melakukan kontak dengan beberapa warga Batam.

Baca Juga :
Dua Driver Ojek Online di Batam Dikarantina Terkait Corona

Pada awal Maret lalu, ada 15 orang warga Batam yang dikarantina di Asrama Haji Batam terkait virus corona. Mereka adalah keluarga dan orang-orang yang pernah melakukan kontak dengan salah satu warga Singapura yang terjangkit corona.

Didi menegaskan, ke-15 warga Batam itu bukan suspect apalagi terjangkit corona.

“Yang perlu saya tegaskan, dikarantina itu bukan berarti sakit atau terjangkit. Kalau mereka terjangkit atau sakit otomatis mereka diisolasi,” kata dia.

*****

Penulis : Ali Mhd

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar Anda!
Silakan masukkan nama Anda di sin