Home Kepulauan Riau Natuna

Pemkab Natuna Peringati Haornas dengan Senam Bersama

18
Pemkab Natuna
Peringatan Haornas diperingati Pemkab Natuna dengan menggelar senam bersama, Jumat (11/9/20).

Barakata.id, Natuna – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Natuna memperingati Hari Olahraga Nasional (Haornas) yang dipusatkan di Halaman Gedung Daerah Kabupaten Natuna, Jalan Batu Sisir Bukit Arai Ranai, Jumat (11/9/20) pagi.

Kegiatan Haornas dalam bentuk senam bersama itu dihadiri perwakilan dari Organisasi Perangkat Daerah (OPD) Pemkab Natuna, organisasi perempuan dan masyarakat dengan mengusung tema “Sport Science, Sport Tourism, Sport Industri”.

Baca Juga :
* Pendapatan Natuna di APBD 2021 Diestimasikan Rp924.4 Miliar

* Hendra Kusuma Resmi Jabat Sekda Natuna, Gantikan Wan Siswandi yang Maju Pilkada

* Hamid Rizal Apresiasi KPK Cegah Korupsi di Natuna

Adapun tema tersebut merupakan upaya untuk menyampaikan pesan dan informasi akan pentingnya olahraga bagi masyarakat, sekaligus ajakan berolahraga agar tercipta masyarakat yang sehat dan bugar.

Bupati Natuna, Abdul Hamid Rizal dalam sambutannya menyampaikan bahwa penetapan Haornas oleh pemerintah dilatarbelakangi berbagai peristiwa bersejarah yang menginspirasi seluruh anak bangsa untuk terus membangun raga dan karakter bangsa yang berkualitas.

Bupati Natuna, Abdul Hamid Rizal

Menurut Hamid Rizal, peringatan Haornas ini hendaknya menjadi momentum bagi mengevaluasi jalannya pembangunan bidang olahraga, sebagaimana amanat Undang-Undang Nomor 3 Tahun 2005 tentang Sistem Keolahragaan Nasional.

Namun seiring pembangunan olahraga yang akan terus berjalan, Hamid Rizal juga mengingatkan bahwa saat ini sedang melalui kondisi Pandemi Covid-19 yang harus disikapi secara bijak.

“Oleh karenanya, penerapan protokol kesehatan harus menjadi faktor yang utama, baik dalam merancang program pembangunan, upaya realisasi dan pengawasan yang melibatkan masyarakat luas,” katanya.

Hamid mengatakan, dengan membangun kepedulian diri bagi penerapan kebiasaan hidup bersih dan sehat, dimulai dari diri sendiri, keluarga dan lingkungan masyarakat.

Pada gilirannya penerapan new normal dalam memutus mata rantai penyebaran Covid -19 menjadi kebiasaan baru yang berdampak positif dalam pelaksanaan pembangunan, berbangsa dan bernegara.

*****

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar Anda!
Silakan masukkan nama Anda di sin