Home Kepulauan Riau

Pemerintah Bangun Taman Migas di Dompak, Anggaran Rp2 Miliar

Taman Migas Dompak
Sekda Kepri, TS Arif Fadillah meletakkan batu pertama pembangunan Taman Migas di Dompak, Tanjungpinang, Senin (8/2/21). (F: barakata.id/ist)

Barakata.id, Tanjungpinang – Pemerintah Provinsi (Pemprov) Kepri bersama SKK Migas membangun Taman Migas di Dompak, Tanjungpinang. Anggaran yang disiapkan mencapai Rp2 miliar.

Pembangunan Taman Migas di Dompak itu sudah tahap peletakan batu pertama yang prosesinya dipimpin oleh Sekretaris Daerah (Sekda) Kepri, TS Arif Fadillah, Senin (8/2/21) lalu.

Taman Migas itu berada di area Tugu Provinsi Kepri. Adapun anggaran proyek berasal dari dana CSR SKK Migas tahun 2021.

Baca Juga : BP Batam Akan Kembangkan Mini Zoo di Taman Rusa

“Kita harapkan dengan adanya Taman Migas ini nantinya dapat menambah indah dan menariknya kawasan Dompak sebagai ikon wisata masyarakat Kepri,” ujar Arif.

Menurut Arif, kehadiran Taman Migas ini ke depannya juga dapat menjadi tempat rekreasi masyarakat untuk bersantai dan menghabiskan waktu berakhir pekan. Karena itu, taman ini nantinya selain sebagai ruang terbuka hijau, juga akan dilengkapi dengan berbagai fasilitas pendukung.

“Jadi, selain untuk ruang hijau, masyarakat juga bisa bersantai sambil foto-foto. Makanya akan dibangun juga fasilitas pendukung biar taman ini nyaman dan cantik,” kata dia.

Baca Juga : Kampung Tua Tanjungriau Batam Disulap Seperti Resort, Ada Taman Atas Laut

Taman Migas yang akan dibangun ini nantinya dilengkapi dengan beberapa spot. Seperti jogging track, amphitheater, arena bermain anak, spot foto tanjak, spot foto migas serta lokasi parkir dan toilet umum.

Acara peletakan batu pertama Taman Migas itu juga dihadiri oleh perwakilan dari SKK Migas, Medco Energi dan Premier Oil. Selain itu tampak pula perwakilan FKPD, kepala OPD dan instansi terkait lainnya.

Nama Melayu

Pada kesempatan itu, Sekda Arif berharap agar nama Taman Migas bisa disesuaikan dengan kebudayaan setempat. Karena taman ini berlokasi di “Tanah Melayu” maka Arif meminta nama Taman Migas ditambah dengan nama-nama bernuansa Melayu.

“Saya berharap namanya ditambah, utamakan yang mencorakkan nama Melayu. Dengan menyebutkan atau memberi nama tokoh Melayu bersejarah yang ada, itu merupakan sebuah tanda bahwa kita ingat atas jasa-jasa nenek moyang kita. Dan karena yang akan dibangun ini sebuah taman, maka carilah nama tokoh bersejarah yang perempuan,” katanya.

Arif mengatakan, Kepri yang dikenal sebagai daerah terdepan, memang sudah seharusnya bersolek, mempercantik diri. Tujuannya agar negara-negara tetangga mau melihat. Apalagi Kepri merupakan daerah kepulauan yang memiliki banyak potensi yang bisa digali dan dikembangkan.

Baca Juga : Jadi Destinasi Wisata Batam, Galang Sarat Sejarah dan Keindahan Alam

“Kami berterima kasih kepada SKK Migas yang mengajak Medco Energi dan Premier Oil untuk menyalurkan dana CSR-nya dengan membangun taman ini.Selanjutnya kami juga mengajak seluruh dunia usaha yang ada agar menyalurkan dana CSR-nya untuk memacu pembangunan di Kepri,” kata Arif.

Mewakili SKK Migas Sumbagut, Supriono mengatakan, pihaknya senang bisa berkontribusi untuk Kepri melalui CSR dengan cara membangun taman. Ia berharap taman ini memberi manfaat bagi lingkungan dan masyarakat.

“Semoga taman ini bermanfaat bagi masyarakat di sini. Kami juga berharap proses pembangunannya berjalan lancar,” kata dia.

*****

Editor: YB Trisna

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar Anda!
Silakan masukkan nama Anda di sin