Home Kepulauan Riau Batam Pelaku Pariwisata di Batam Divaksin, Kali Ini 100 Orang

Pelaku Pariwisata di Batam Divaksin, Kali Ini 100 Orang

65
Para pelaku pariwisata divaksin Covid-19 di RS Hj Bunda Halimah, Senin (22/3/21). (F: Humas Pemko Batam)
Himbauan Pemprov Kepri

Barakata.id, Batam – Pelaku pariwisata di Batam kembali divaksin. Kali ini sebanyak 100 orang. Mereka merupakan bagian dari asosiasi, badan, paguyuban dan perhimpunan pariwisata yang berdomisili di Batam.

Vaksinasi dilakukan di Rumah Sakit Hj Bunda Halimah, Batam Centre, Senin (22/3/21). Sebelumnya pada awal Maret lalu sebanyak 20 pelaku pariwisata juga telah divaksin.

Kemudian, menyusul beberapa hari lalu, 1.500 pelaku pariwisata di kawasan Nongsa juga telah divaksin. Vaksinasi di kawasan Nongsa yang disaksikan langsung oleh Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif Sandiaga Uno itu bertujuan sebagai persiapan travel buble.

Baca Juga:

Direktur Eksekutif Badan Promosi Pariwisata Daerah (BPPD) Kota Batam Edi Sutrisno mengatakan, travel bubble ini merupakan angin segar bagi Kepri, khususnya Batam dan Bintan yang menjadi pilot projectnya.

Travel buble ini merupakan konsep yang akan diterapkan dalam rangka penerapan Safe Travel Corridor Arrangement (STCA) atau pengaturan Koridor Perjalanan yang Aman. Untuk di Kepri baru ada dua lokasi yang diperkenankan dibuka bagi wisawatan asing.

Dua lokasi itu adalah Bintan dan Nongsa. STCA itu sendiri akan dibuka pada 21 April 2021 mendatang.

Edi mengatakan, vaksinasi kepada para pelaku pariwisata di Batam merupakan program dari Pemerintah Kota (Pemko) Batam. Tentu saja melalui Dinas Kebudayaan dan Pariwisata (Disbudpar) Kota Batam.

“Vaksinasi bagi pelaku pariwisata di Batam akan terus berlanjut untuk mendapatkan kepercayaan dan menunjukkan Batam siap menerima wisatawan domestik maupun mancanegara,” kata Edi.

Kepala Dinas Disbudpar Batam Ardiwinata berharap semua masyarakat dan pelaku pariwisata bisa ikut divaksin, bukan hanya di Nongsa tapi semuanya di seluruh Batam.

“Semoga yang lain juga segera menyusul dan ketersediaan vaksin dapat menjangkau banyak sasaran,” kata dia.

Baca Juga:

Meskipun sudah divaksin, Ardi mengingatkan agar tetap menerapkan protokol kesehatan berbasis CHSE (cleanliness, Health, Safety dan enviroment sustainability) di tempat wisata.

Sementara itu, Ketua Perhimpunan Rumah Makan Indonesia Kota Batam, Endang Sumantri mengapresiasi kegiatan vaksinasi bagi pelaku pariwisata di Batam.

Menurut dia, vaksinasi Covid-19 ini merupakan program yang bagus dalam rangka menggairahkan pariwisata dan ekonomi kreatif.

***

Editor: Asrul R

Advertisement
SebelumnyaBupati Surya Kaji Ulang Tawaran Kerjasama Pos Kisaran
SelanjutnyaPresiden Jokowi Resmikan SPAM Umbulan Pasuruan Senilai Rp2 Triliun, Begini Targetnya