Home Warta Nusantara

Pelaku Bom Bunuh Diri Pos Kartasura Warga Setempat yang Pengangguran

79
Seorang pria diduga pelaku ledakan di pos polisi Kartasura terluka, Senin (3/6/19) malam. (F: RRI)

Sukoharjo – Kepolisian mengungkap identitas terduga pelaku bom bunuh diri di pos polisi Kartasura, Sukoharjo, Jawa Tengah (Jateng). Pelakunya berinisial RA, warga setempat yang rumahnya tak jauh dari lokasi ledakan.

Sebuah ledakan diduga bom bunuh diri terjadi di pos pantau Bundaran Tugu Tani Kartasura pada Senin malam (3/6/19). Seorang pria tergeletak berlumuran darah di lokasi ledakan, diduga pria itu sebagai pelaku bom bunuh diri.

Pria itu lantas dilarikan ke rumah sakit. Polisi pun menyisir lokasi dan melakukan olah kejadian tempat perkara (TKP) untuk mengumpulkan barang bukti dan mencari kemungkinan adanya korban lain.

Setelah polisi memastikan lokasi ledakan steril dan tak ada korban selain pria diduga pelaku, polisi kemudian berhasil mengantongi identitas pelaku bom bunuh diri tersebut.

Baca Juga :Bom Bunuh Diri di Pos Polisi Kartasura, Pelaku Masih Hidup

Kapolda Jateng, Irjen Pol Rycko Amelza Dahniel, mengatakan setelah identitas RA diketahui, polisi kemudian menggeledah rumah RA, Selasa (4/6/19), sekitar pukul 02.00 WIB.

“Korban yang juga diduga pelaku, tinggal bersama dengan orang tuanya di sini,” kata Rycko ketika ditemui usai melakukan penggeledahan di rumah terduga pelaku di Sukorharjo.

Dari penggeledahan rumah RA itu, polisi menemukan beberapa barang yang ada kaitannya di tempat kejadian perkara. Tapi ia masih enggan menyebutkannya secara rinci.

“Tim dari Gegana, laboratorium forensik dengan tim dari Inafis perlu waktu. Kita tunggu hasil pemeriksaannya,” kata dia.

Sementara, kepala desa setempat, Marjono, membenarkan kedatangan polisi untuk menggeledah rumah RA. Marjono mengaku diminta untuk menyaksikan proses penggeledahan tersebut.

Polisi, menurutnya, menyita sejumlah serbuk seperti belerang, arang, dan serbuk berwarna putih. Marjono menyaksikan sejumlah barang tersebut ditemukan di lembari pakaian milik RA.

Disebutkannya, RA adalah pemuda yang pendiam dan sangat jarang bersosialiasi dengan warga sekitar.

“Dulu dia jualan pisang dan molen tapi kalau sekarang menganggur,” ungkapnya

Barang bukti melekat di tubuh pelaku

Sebelumnya, Rycko menyebutkan, korban yang diduga pelaku itu mengalami luka cukup parah di bagian perut, tangan, dan kaki. Saat dievakuasi, polisi menemukan bahan-bahan peledak yang telah meledak “semuannya menempel di bagian tangan, pinggang dan bagian kaki korban”.

Rycko memastikan, tidak ada korban lainnya. RA menjalani perawatan oleh tim medis Polda Jawa Tengah dan Polres Sukoharjo.

Adapun olah TKP dilakukan untuk menentukan jenis bahan peledak yang digunakan pelaku serta komposisi.

“Ini juga untuk mengetahui profil daripada pelaku yang kita duga korbanya adalah pelakunya sendiri,” jelasnya.

Seperti dikutip dari BBC Indonesia, Sumadi, salah satu saksi mengatakan, suara ledakan yang terjadi langsung diikuti dengan kemunculan asap di sekitar pos polisi.

“Suaranya kencang sekali. Setelah itu saya berlari mendekati lokasi ledakan,” kata Sumadi yang saat itu sedang berjaga di pos pantau mudik yan tak jauh dari lokasi pos polisi.

Setelah mendekat, ia melihat satu orang yang diduga pelaku bom tergeletak di depan pos polisi. Saat itu kondisi pelaku masih terlihat hidup.

“Tadi ketika saya mendekat melihat orang yang tergeletak itu mengalami luka di bagian perut seperti berlubang. Pelaku juga terlihat masih hidup,” tambahnya.

Barang bukti diamankan

Polisi telah melakukan olah TKP. Petugas satuan Gegana melakukan penyisiran di pos pengamanan Polres Sukoharjo di Kartasura.

Selain di pos pengamanan, petugas Gegana juga menyisir di sekitar pos polisi. Setelah Gegana selesai melakukan penyisiran, selanjutnya petugas dari Inafis tampak berdatangan ke pos polisi untuk mengecek lokasi ledakan serta mengamankan sejumlah barang bukti di sekitar pos.

Olah TKP tersebut dipimpin oleh Kapolres Sukoharjo, AKBP Iwan Saktiyadi. Selain itu hadir pula Kapolda Jateng Irjen Pol Rycko Amelda Daniel dan Pangdam IV Diponegoro, Mayjen TNI Mochamad Effendi

*****

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar Anda!
Silakan masukkan nama Anda di sin